DPU Kota Semarang Siap Respons Cepat Laporan Jalan Rusak

oleh
Betonisasi di Jalan Hasanudin. Pemkot Semarang lewat DPU siap merespons cepat laporan jalan rusak di wilayahnya. (Foto: Gus Djoyo)

Semarang – INFOPlus. Pemerintah Kota Semarang di bawah kepemimpinan Wali Kota, Hevearita Gunaryanti Rahayu terus berupaya mewujudkan infrastruktur jalan tanpa lubang. Upaya pemeliharaan hingga respons cepat laporan jalan rusak siap dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU)

Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto mengatakan metode pengecekan di lapangan digencarkan, termasuk merespons aduan dari masyarakat. Pihaknya siap menindaklanjuti dengan cepat saat ada aduan atau temuan jalan rusak.

“Peningkatan infrastruktur jalan ini terus kami upayakan, harapannya di Kota Semarang nanti jalannya sudah mulus tanpa lubang. Dengan metode pengecekan dan eksekusi kemungkinan akan cepat tergelar,” kata Warto, sapaan akrabnya, Selasa (24/10).

INFO lain :  Aktivitas Pagi Ganjar Sehari Sebelum Pensiun dari Gubernur Jateng

Sepanjang tahun 2023, sebanyak 11 ruas jalan di Kota Semarang telah ditingkatkan. Di antaranya Jalan Mulawarman, Jalan Kaliancar – Mangkang, Jalan Veteran – Sriwijaya, Jalan Diponegoro, Jalan Wismasari, Jalan Prof Hamka, Jalan Gajahmada, Jalan di kawasan Simpang Lima, Bundaran Tugu Muda, Jalan Pahlawan, dan Jalan MT Haryono.

INFO lain :  Siap-siap, Polda Jateng Gelar Operasi Zebra 4-17 September 2023

Termasuk Jalan Hasanudin yang kini sedang dalam tahap peningkatan. Warto menyatakan, ruas jalan di Semarang Utara itu mendapat prioritas dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Instruksi Presiden (Inpres) No 3 Tahun 2023 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah.

Dia menyebut, pelaksanaan percepatan pembangunan pekerjaan Inpres Jalan Daerah (IJD) menjadi prioritas pemerintah. Melalui Inpers tersebut, jalan-jalan nonnasional yang rusak akan diperbaiki. Termasuk meningkatkan kemantapan jalan daerah di seluruh Indonesia melalui bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN).

INFO lain :  LBH Semarang dan Serikat Buruh Buka Posko Pengaduan THR Jateng 2021

“Warga telah mengapresiasi pembangunan Jalan Hasanudin yang bertahun-tahun tidak ada pemeliharaan,” katanya.

Di Jalan Hasanudin itu, pihaknya melakukan betonisasi dan pengaspalan. Sebelah sisi selatan dibeton dan sisi utara diaspal. Menurutnya, kekuatan tanah di bagian utara tidak mendukung dan membebani sheet pile atau turap baja yang sudah ada di Kali Asin.

“Inpers ini untuk meringankan APBD Kota Semarang, supaya jalan di Kota Semarang mantap semua,” imbuh dia. (Ags/Mw)