Wagub Taj Yasin Ajak Pelajar Songsong Indonesia Emas 2045

oleh

Rembang – INFOPlus. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengajak pelajar turut membantu membangun daerah masing-masing. Kontribusi anak muda sangat dibutuhkan demi menyongsong Indonesia Emas di tahun 2045.

Pesan tersebut disampaikan Wagub Taj Yasin saat menghadiri puncak Anniversary Rembang FABS ke-VI Forum Anak Beasiswa Rembang serta Hari Jadi ke-282 Kabupaten Rembang, di Pendopo Museum Kartini Rembang, Sabtu (29/7).

Menurut Taj Yasin, kontribusi dalam pembangunan bisa dilakukan para pelajar dengan berprestasi di sekolahnya. Atau menghasilkan karya yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Pemerintah sendiri, lanjutnya, telah dan terus berupaya memfasilitasi pelajar agar dapat menempuh jenjang pendidikan. Semisal yang dilakukan Pemkab Rembang yang telah memberikan beasiswa bagi pelajar berprestas di wilayahnya. Karenanya, ia meminta agar para pelajar tekun belajar dan mempersiapkan diri.

INFO lain :  Vaksinasi PMK di Jateng capai 1,6 juta dosis

“Karena kita di era Indonesia emas pada tahun 2045, itu kita punya harapan besar, bahwa anak-anak atau penerus kita itu benar-benar matang dalam pendidikan. Dan kami ucapkan terima kasih kepada Gus Hanies selaku Wakil Bupati Rembang beserta jajarannya, yang menyelenggarakan beasiswa terhadap anak-anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah maupun jenjang pendidikan tinggi,” kata Taj Yasin.

INFO lain :  Infrastruktur Tol Harus Dijadikan Peluang Daerah

Taj Yasin menambahkan, Pemprov Jateng telah menyiapkan tiga SMKN Jateng boarding serta 15 SMKN semi boarding di 15 kabupaten/kota. Sekolah-sekolah tersebut disiapkan bagi para pelajar dari keluarga miskin agar tetap mendapatkan kesempatan belajar dan mendapatkan pekerjaan.

Di SMKN Jateng, papar wagub, pemerintah berkolaborasi dengan banyak stakeholder terkait dunia kerja. Dengan demikian, akan semakin banyak anak muda di Jateng yang bekerja, membantu orangtua. Sehingga, diharapkan dapat juga mengurangi angka kemiskinan di Jateng.

“Maka kita pantik dengan membangun SMK Jawa Tengah yang seluruhnya (biaya) ini gratis. Ada di Kabupaten Pati, di Kota Semarang, di Purbalingga. Ternyata minatnya (siswa) banyak. Kalau begitu kita kembangkan. Ada SMK-SMK Jateng yang semi boarding,”imbuhnya.

INFO lain :  Pemkot Semarang Minta Pemerintah Belanda Hibahkan Trem

Wakil Bupati Rembang, Mochamad Hanies Cholil Barro menambahkan pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi ini merupakan ikhtiar Pemkab Rembang.

Ia berharap, nantinya para siswa yang mendapat beasiswa bisa memberikan kontribusi terhadap perkembangan Kabupaten Rembang.

“Semoga kualitas anak-anak di Rembang tetap terjaga. Sehingga pada saatnya nanti tentu membawa dampak bagi pembangunan di Kabupaten Rembang,” imbuh dia. (Ags/Ts