BKKBN Beri Penghargaan Megawati dan Mbak Ita, Inspirator dan Penggerak Cegah Stunting

oleh

Semarang – INFOPlus. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh perempuan yang berjasa sebagai dalam upaya menekan stunting. Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri dan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dinobatkan sebagai tokoh inspirator dan penggerak cegah stunting

Penghargaan kepada Megawati lantaran dinilai telah berhasil menggerakkan seluruh kepala daerah di Indonesia serta para kader perempuan untuk bergotong royong dan bersama-sama mencegah stunting. Dan salah satu kadernya, yakni Wali Kota Semarang yang akrab disapa Mbak Ita mengikuti langkah Megawati dengan berperan aktif menekan stunting di wilayahnya.

“Bu Mega telah membuat resep masakan menu stunting yang dibantu Bu Ita (Wali Kota Semarang), Bu Bintang (Menteri PPPA) membuat resep masakan yang sederhana dan bahan lokal di seluruh Indonesia,” terang Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Jakarta, Senin (17/7).

INFO lain :  Ternyata Ada 1.057 Warga Ikut Ijtima Gowa. Sebanyak 185 Positif Corona

“Ibu Wali kota kita ini pinter masak, beliau terkenal membuat masakan enak dan mengandung gizi yang seimbang. Dalam membuat buku bersama Bu Bintang saya kira perannya sangat luar biasa,” lanjut dia.

Sementara Mbak Ita mengaku jika konsep Bergerak Bersama menjadi kunci dalam pelaksanaan program pembangunan di Kota Semarang, termasuk dalam penanganan stunting.

INFO lain :  Penyeberang Jalan Underpass Jatingaleh Tewas Ditabrak Pikap

“Jadi bagaimana semua stakeholder baik dari Pemkot Semarang, BKKBN, Kementerian Kesehatan, ini semua bergerak, termasuk Tim Penggerak PKK semua melakukan kegiatan yang bersama-sama,” terang Mbak Ita.

Dirinya juga mengakui besarnya peran generasi muda dalam mendukung program pengentasan persoalan stunting.

“Di Kota Semarang ada yang namanya Genre, dimana beberapa waktu yang lalu, mereka dikumpulkan oleh Pak Hasto untuk bagaimana generasi muda itu mengajak teman-temannya untuk tidak menikah muda seperti yang disampaikan oleh ibu Megawati,” imbuhnya.

INFO lain :  Ditlantas Polda Jateng Memvaksin Pengojek Daring dan Sopir Angkutan Umum

Mbak Ita menambahkan, sejumlah inovasi Pemkot Semarang dalam menurunkan angka stunting, seperti program Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting). Inspirasinya adalah dari Ibu Megawati.

“Beliau membimbing Kami untuk membuat resep-resep makanan bergizi yang tidak menggunakan produk luar negeri,” pungkasnya.

Selain Megawati dan Mbak Ita, BKKBN juga memberikan penghargaan kepada tokoh lain sebagai penggerak cegah stunting di Indonesia yakni Istri Panglima TNI ke-21, Diah Erwiany Trisnamurti Hendrati atau akrab disapa Hetty Andika Perkasa dan Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi. (Ags/Ts)