Puluhan ASN Pemkot Semarang Naik Haji, Mbak Ita Pastikan Pelayanan Publik Normal

oleh

Semarang – INFOPlus. Puluhan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang berangkat naik haji. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu atau Mbak Ita pastikan pelayanan publik tetap berjalan normal.

Mbak Ita melepas calon jamaah haji dari kalangan ASN Pemerintah Kota Semarang di Ruang Loka Krida Gedung Moch. Ikhsan lantai 8, Rabu (24/5). Ini menjadi tahun kedua keberangkatan haji kembali dibuka pascapandemi Covid-19.

“Iya hari ini saya melepas teman-teman ASN Kota Semarang, yang haji ada 69 orang. Tadi saya tanya ada yang masa tunggunya 12 tahun, 11 tahun, dan yang yang paling agak tidak lama itu 10 tahun,” tutur dia.

INFO lain :  Bupati Kendal Paksa dan Ancam Anak Buahnya Mundur dari Jabatannya Jika Tak Manut

Wali kota perempuan pertama di Kota Semarang ini turut senang atas keberangkatan jajarannya dalam menunaikan rukun Islam yang kelima. Menurutnya ini sudah menjadi panggilan dari Allah SWT dan dirinya menjamin absennya ASN yang berhaji tidak akan mengganggu jalannya pelayanan kepada masyarakat.

INFO lain :  MA Tolak Kasasi PT IPU yang Digugat Mantan Sopirnya

“Ada yang berangkat besok pagi-pagi, ada yang Jumat, ada yang Sabtu. Perkiraan pulang ini ya antara tanggal 7, 8, 9 Juli. 45 hari. Tentu kita juga berharap mereka bisa pulang kembali ke tanah air dengan lancar dan selama di Mekkah bisa mendoakan untuk (kebaikan) kota Semarang dan masyarakat luas,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mbak Ita juga melakukan penyerahan SK pensiun TMT 1 Juli sampai dengan 1 Agustus 2023 untuk PNS di lingkungan Pemkot Semarang. Meski hal ini membuat banyak posisi jabatan pada unsur pimpinan mengalami kekosongan, Mbak Ita tidak ingin gegabah dan asal menunjuk pengganti.

INFO lain :  Ir Buang Suratno, Direktur CV Serba Usaha Makmur Didakwa Tilep Rp 389 Juta Dana Trafo PLN

“Eselon 2 banyak yang kosong ya. Tapi assessment dan open bidding kan tidak bisa prosesnya seketika. Jadi kita kumpulkan dulu kader-kader (potensial). Sementara kita tempatkan personel atau teman-teman yang ada (untuk membantu) sebagai Pelaksana tugas. Kalau kami prinsipnya harus the right man in the right place,” tandas Ita. (Ags/Ts)