Jakarta – Peranan bahasa sangat penting mendukung keberhasilan setiap program yang dikembangkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Karena bahasa dapat mengantar seorang individu, terutama anggota Polri mengemban tugasnya di luar negeri.
Sehingga dengan demikian bahasa akan mengantarkan kesuksesan anggota kepolisian. Termasuk Polisi manca Negara, bila akan berhasil dalam bertugas di Indonesia, maka kemampuan berbahasa Indonesia mutlak diperlukan.
Bahasa Indonesia yang baik benar juga merupakan penghantar keberhasilan tugas.
“Sebasa Sebagai Gerbang Pendidikan Polisi Mancanegara Melalui Bahasa Indonesia,” demikian dikatakan Kasebasa Polri Kombes Pol. Dhani Hernando, SIK.,MH.
Kegiatan diseminasi dilaksanakan secara hibrida dan diikuti oleh 1000 peserta daring dan luring yang terdiri dari Kepala Dinas, kepala kanwil kementrian agama, dan pemangku kepentingan di 34 provinsi seluruh Indonesia.
Kenang-kenang : Para Nara Sumber termasuk Kasebasa Polri Menerima kenang-kenangan dari Panitia Diseminasi. (Foto : Ts/Istimewa)
Lebih lanjut Kaseba mengatakan bahwa Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan UKBI berada pada pencapaian termutakhirnya, yaitu pengujian berbasis internet yang adaptif terhadap para penggunanya yang dikenal dengan nama UKBI adaptif.
Untuk menggiatkan pelaksanaan dan pemanfaatan UKBI adaptif merdeka, Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melaksanakan kegiatan Diseminasi Nasional Kemahiran Berbahasa Indonesia.
Kegiatan tersebut dilaksankan oleh Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa melaksanakan kegiatan Diseminasi Nasional Kemahiran Berbahasa Indonesia. Yang dilaksanakan tanggal beberapa waktu yang lalu bertempat di Hotel Vertu Jakarta Pusat.
Kepala Sekolah Bahasa Lemdiklat Polri Kdipercaya menjadi salah satu narasumber dalam Kegiatan tersebut. Kasebasa memberikan materi tentang
”Sebasa Sebagai Gerbang Pendidikan Polisi Mancanegara Melalui Bahasa Indonesia.”Pada kegiatan tersebut banyak peserta yang tertarik dengan keberadaan Sebasa sebagai tempat anggota Polri mempelajari bahasa asing. (TS)












