Wisata Tracking Hutan Mangrove Babalan Demak Segera Dibuka

oleh

Demak – Wisata Tracking Hutan Mangrove di Desa Babalan Kecamatan Wedung Kabupaten Demak segera dibuka. Informasinya, pembukaannya secara resmi oleh Bupati Demak HM. Natsir Rabu (16/5) .

Dengan pembukaan secara resmi itu diharapkan para pengunjung yang datang ke obyek wisata ini akan bertambah ramai. Selain itu juga akan meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

Hutan mangrove Babalan Wedung letaknya di pinggir pantai yang agak jauh dengan pemukiman . Hutan mangrove ini kini dikembangkan oleh Sibat PMI Desa Babalan sebagai obyek wisata baru .

INFO lain :  Walikota Semarang Bangga dengan Sripun

Rohmad Sibat PMI Babalan yang mengelola obyek wisata tracking hutan mangrove ini telah mempersiapkan obyek wisata mangrove ini sejak beberapa bulan yang lalu.

Diantaranya membuat tracking atau jembatan kayu di dalam hutan mangrove. Dengan adanya jembatan ini pengunjung bisa berkeliling hutan mengrove yang cukup panjang dan lebat.

Setelah sampai di hutan mengrove Babalan ini pengunjung bisa menikmati indahnya pemandangan laut dari hutan mangrove. Selain itu juga bisa merasakan hawa yang segar di sela-sela tanaman mangrove yang menghijau. Setelah lelah berkeliling pengunjung bisa duduk beristirahat .

INFO lain :  Pembobolan Bank Jateng Ambarawa Melibatkan Makelar Kredit

Tidak itu saja pengunjung juga bisa menikmati pemandangan di bawah tracking yaitu air laut dengan hewan lautnya. Yang mempunyai hobi memancing juga bisa melampiaskan hobinya disini . Suasana yang sejuk dan nyaman sesekali diiringi suara burung yang berkicau.

Anda yang datang ke sana akan diantarkan naik perahu menuju ke hutan mangrove Babalan dengan waktu antar hanya 5 menit. Perahu yang mengantarkan sudah tersedia setiap waktu mulai pukul 08.00 – 16.00.

INFO lain :  Ribuan Botol Miras Diamankan

Adapun biaya antar sementara ini hanya Rp 5.000,- setiap penumpang. Perahu yang mengantarkan sudah siap di dekat jembatan Desa Babalan. Oleh karena itu jika anda sampai di Desa Babalan anda bisa bertanya pada warga tentang hutan Mangrove Desa Babalan. (edi)