Polda Jateng Mengawal Jalur Distribusi BBM

oleh
Para tersangka kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi dihadirkan saat pers rilis di Mapolrestabes Semarang.

Semarang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi memastikan mengawal jalur distribusi bahan bakar minyak (BBM) usai kenaikan harga komoditas energi bersubsidi tersebut.

“Jangan sampai ada gangguan distribusi mulai dari kilang, depo, SPBU, sampai ke konsumen,” katanya, di Semarang, Senin.

Menurut dia, personel keamanan juga ditempatkan di tiap-tiap SPBU agar tak terjadi disparitas maupun spekulan.

INFO lain :  Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng akan Tebar Jutaan Bibit Ikan

Ia menuturkan pengawalan dan pengawasan jalur distribusi bertujuan agar BBM bersubsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

Berkaitan dengan penyampaian pendapat di muka umum tentang penyesuaian harga BBM, ia menegaskan kepolisian siap memberikan pengamanan.

INFO lain :  Akses Jalan Putus, Jembatan Darurat Dibangun

“Silakan sampaikan pendapat di muka umum, tapi masyarakat jangan anarkis,” katanya.

Ia menjelaskan prosedur tetap pengamanan aksi penyampaian pendapat di muka umum disesuaikan dengan kondisi masing-masing polres.

“Masing-masing polres punya prosedur tetap, Polri wajib mengamankan,” katanya.

Sebelumnya, pemerintah menyesuaikan harga BBM subsidi pertalite menjadi Rp10 ribu per liter dari sebelumnya Rp7.650 per liter dan solar dari Rp5.150 rupiah per liter menjadi Rp6.800 per liter.

INFO lain :  KUA Tiadakan Sementara Akad Nikah

Kemudian untuk BBM nonsubsidi, pemerintah menyesuaikan harga pertamax dari Rp12.500 per liter menjadi Rp14.500 per liter.

Sumber Antara