Pekalongan – Apel besar Kepala Pos Kamling (Kaposkamling) se-Polres Pekalongan digelar dan melibatkan sejumlah anggota Bhabinkamtibmas di halaman Mapolres Pekalongan, Rabu (18/4/2018). Apel dihadiri pejabat utama Polres, para Kabag, Kasat, Kapolsek se-Jajaran, personil Polres dan Kaposkampling jajaran Polres Pekalongan.
Apel digelar dalam rangka menyikapi berbagai perkembangan situasi yang berpotensi menimbulkan kerawanan kamtibmas. Polri menyatakan memerlukan dukungan dan peran serta masyarakat, salah satunya dalam bentuk pengamanan swakarsa.
Hal itu sebagaiamana diungkapkan Kapolres Pekalongan dalam amanatnya yang Wakil Kepala Kepolisian Resor Pekalongan Joko Watoro dalam apel Kaposkampling dalam. Kapolres berharap Kaposkampling ikut mensosialisasikan kepada masyarakat tentang Ppemilihan Gubenur yang akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 dan diharapkan masyarakat mempergunakan hak pilihnya.
Kepada para anggota dan masyarakat diharapkan dapat saling bahu-membahu mencegah penyebaran hoax atau berita bohong dengan cara memeriksa judul berita, sumber dan cek situs web aslinya.
“Selain itu, kenali juga bahwa berita hoax tidak mengutip opini para ahli, tidak mempunyai gambar yang berkolerasi dengan isi berita. Dan paling utama jangan asal share berita ke grup media sosial,” kata Kompol Joko Watoro.
Diungkapkannya, berdasar data yang masuk di Polres Pekalongan, jumlah Pos Kampling di Kabupaten Pekalongan berjumlah 1.639 dan tersebar di 259 desa.
“Banyaknya poskamlinng tersebut mengindikasikan banyaknya masyarakat yang peduli lingkungan dan saat melakukan kegiatan Pam Sswakarsa inilah saat yang tepat untuk menyampaikan imbauan kepada masyarakat,” tambah Wakapolres.
Kepada para Kapolsek jajaran dan para Bhabinkamtibmas diharapkan mendukung Poskampling dan berperan aktif mencegah menolak berita hoax dan terus mengkampanyekan deklarasi anti hoax.(edi)
















