Diingatkan Perawat Untuk Pakai Masker, BC Malah Main Pukul

oleh
oleh

SEMARANG – Warga Kemijen, Kota Semarang, BC, (43) harus bertanggungjawab atas perbuatannya. Gara-gara diingatkan perawat untuk memakai masker saat berobat, BC malah emosi dan melakukan pemukulan.


Kini, BC harus mendekan di balik jeruji besi. Ceritanya bermula saat BC dilaporkan oleh HM, perawat di Klinik Pratama Dwi Puspita I karena melakukan pemukulan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna menyampaikan, penyidik dari Polrestabes Semarang telah melakukan penangkapan dan penahanan kepada terduga pelaku penganiayaan.

INFO lain :  Pemantauan Distribusi Sembako di Kota Semarang LibatkanTNI/ Polri


“Kejadian ini bermula dari pelaku yang berbobat di Klinik Pratama Dwi Puspita I Jl. Mr Sutan Syahir 258 Kemijen Semarang Timur,” katanya, Senin (13/4).


Karena tidak memakai masker, pelaku diingatkan oleh korban namun tidak mau. Saat itulah pelaku melakukan pemukulan terhadap korban di bagian kepala. 

INFO lain :  Gugatan Nasmoco dan Toyota Semarang Dicabut, Pengacara Tak Ungkap Bentuk Perdamaiannya


“Kemudian korban yang mengalami trauma dan pusing melaporkan kejadian ini ke Polsek Semarang Timur Polrestabes Semarang,” sebutnya.

Iskandar menambahkan, menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik segera bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan barang bukti termasuk rekaman CCTV.

INFO lain : 


“Setelah melaksanakan gelar perkara, pelaku ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan dan dilakukan penangkapan dan penahanan. Pelaku akan dijerat dengan pasal 351 KUHPidana dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara,” terangnya.


Kabidhumas Polda Jateng berharap, masyarakat benar-benar mentaati kebijakan pemerintah ditengah pandemi virus corona, salah satunya menggunakan masker.


“Jika harus meninggalkan rumah, harus menggunakan masker,” tegasnya. (mht)