DEMAK – Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) asal kabupaten Demak, Jawa Tengah menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.
Korban yang bernama Serda Miftachur Rohmat, merupakan warga Dukuh Genatan RT 5 RW 2 Desa Gempoldenok, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.
Serda Miftachur Rohmat yang merupakan Wakil Komandan Pos Bewan Baru Satgas Yonif 713/ST gugur, saat terlibat kontak senjata dengan KKB pimpinan Jefrison Pagawak, di Bewan Baru, Distrik Yeti, Kabupaten Keerom, Papua.
Sementara rekan korban, Prada Juwandhy Ramadhan mengalami luka di bagian pelipis akibat terkena rekolset peluru, dalam kontak senjata Senin (30/12) siang tersebut.
Almarhum merupakan bungsu dari tiga bersaudara anak pasangan Muslikun dan Sugiartun. Kini, jasad almarhum telah dikebumikan di tempat pemakaman umum (TPU) Dukuh Genatan, Desa Gempoldenok, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak.
Seminggu sebelum kejadian, ternyata Sertu Miftachur masih sempat menghubungi keluarga dan teman-teman sekolahnya.
Ibu korban, Sugiartun mengungkapkan, sekitar seminggu yang lalu anaknya menghubungi melalui telepon sekitar setengah jam dan bilang kalau dirinya kangen.
“Nek setengah jam-an enten telepon kulo (kurang lebih setengah jam menelepon saya),” ungkap Sugiartun.
Senada dengan sang ibu, kakak tertua Zulifatul Umayah juga mendapat telepon dari sang adik yang sedang melaksanakan tugas negara di Papua.
“Adik kedua saya teleponnya lama. Telepon ke nomor saya sendiri, di nomer ibu sendiri.Saya kan tinggal tidak dengan ibu. Tadi teman-temannya yang ke sini juga bilang ditelpon adik saya pada hari yang sama,” ungkap Zulifatul. (mht)
















