
UNGARAN – Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat menyatakan pihaknya telah memetakan lima titik rawan macet dalam libur Natal hingga tahun baru 2020.
“Yakni di depan Cimory, Bandungan, pertigaan Bawen, ruas jalan Tuntang-Blotongan dan ruas Klero-Sruwen di Tengaran,” ujarnya saat acara rapat koordinasi (rakor) ekonomi keuangan dan industri daerah (Ekuinda) menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru di gedung Dharma Satya Lantai II Kompleks Kantor Bupati Semarang di Ungaran, Selasa (17/12).
Pihaknya akan menerjunkan 605 personel untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan Hari Natal dan Tahun Baru 2020.
“Jumlah personel pengamanan itu sudah termasuk dukungan 90 personel dari Polda Jateng yang terdiri dari unsur Brimob dan Lantas,” sebutnya.
Para personel pengamanan itu akan disebar di delapan pos pengamanan termasuk di gereja, rest area dan pos pantau di Kopeng Kecamatan Getasan.
“Kami juga menyiapkan personel jika diperlukan pendonor darah saat kondisi darurat,” tutur Kapolres.
Sementara itu, kersediaan kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) menjelang perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020 di Kabupaten Semarang dinyatakan mencukupi.
Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Heru Cahyono menjelaskan ketersediaan empat komoditas utama yakni beras, minyak goreng, gula pasir dan tepung terigu cukup melimpah.
“Secara umum distribusi komoditas itu lancar dan aman. Sehingga masyarakat mudah memperolehnya di pasar,” katanya
Ditambahkan oleh Heru, selain komoditas tersebut ketersediaan telur dan daging sapi maupun daging ayam juga terjamin. Sedangkan untuk fluktuasi harga juga masih dalam batas kewajaran. Terkait ketersediaan gas LPG 3 kilogram, Heru menyebutkan masih ada sisa stok tahun 2019 sebanyak 1.121.000 tabung.
“Jumlah ini terhitung aman dan ada jaminan dari Hiswana Migas untuk memasok langsung jika ada kelangkaan,” ungkapnya.
Rakor Ekuinda dipimpin langsung oleh Bupati Semarang Mundjirin. Hadir pada acara itu anggota Forkompimda, Sekda Gunawan Wibisono, pimpinan SKPD dan perwakilan dinas/instansi terkait.
Saat sambutan, Bupati Mundjirin menegaskan perlunya jaminan kelancaran pasokan bahan pokok termasuk BBM, keamanan tempat ibadah dan obyek wisata serta jaminan pelayanan kesehatan.
“Selain itu juga Dishub perlu menyiapkan jalan alternatif mengantisipasi kemacetan terutama di akses masuk tol depan kantor DPRD,” ujarnya.
Dia juga meminta Dinas Kesehatan untuk menyiagakan seluruh rumah sakit daerah dan Puskesmas guna mengantisipasi jika ada kebutuhan pelayanan kesehatan yang mendesak. (mht)















