Pameran Teh di Tegal Bernuansa Pagelaran Seni

oleh

Tegal – Pameran teh berlabel, Tegal Tea Fiesta 2019 diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal. Acara berlangsung selama tiga hari mulai Jumat 22 hingga Minggu 24 November di halaman belakang Kampus Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Jalan Semeru Kota Tegal.

Sebanyak 9 perusahaan teh Teh yakni, Kepala Jenggot (solo), Teh Dandang (Batang), Teh jawa ( Pekalongan), PTPN Kaligua ( Kabupaten Brebes), Gunung Slamet (Kabupaten Tegal), Teh 2 Tang (Kabupaten Tegal),Teh Gopek (Kabupaten Tegal), Teh Tong Tjie (Kota Tegal) dan Tegal Tea Company (Kota Tegal) menempati stand yang disediakan secara gratis menyajikan produk masing-masing.

“Memilih tempat di Kampus Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) karena tempat tersebut yang memenuhi kriteria. Kita mengundang 10 perusahaan namun, yang bisa memenuhi dan hadir 9 perusahaan,” kata Erwindho Hascaryo dari Cresindo EO.

INFO lain :  35 Nasabah BRI jadi Korban "Skimming" ATM

Erwin menjelaskan, untuk menunjang pameran teh pihaknya menghadirkan kuliner, tari, musik, foodtruck, instalasi, minum teh gratis, lomba mewarnai poci dan vactory visit.

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dinar Martono menambahkan, penampilan kelompok Swarna Dwipa (Indonesia-USA) menjadi perhatian tersendiri oleh pengunjung pameran. Namun bukan berarti penampilan lainnya tidak menarik.

INFO lain :  Candi Sukuh-Ceto Berlakukan Tiket Elektronik

Dinar membaca penampilan Swarna Dwipa seolah berselancar pada eksplorasi bunyi beragam alat musik etnis di berbagai dunia. Grup musik kolaborasi antara pemusik mancanegara dan Indonesia ini mengingatkan pada karya besar mendiang Djadug Feriyanto dengan kelompok musik KUA etnika-nya.

Komposisi dan sajian musik oleh Swarna Dipa dengan personil, Eric Tarigan kecapi asal Sumatra Utara, Doli asal Padang, Gempur asal Subang Dosen ISI Bandung, Satrio happy drum ISI Solo (mereka semua menyandang S2 pada bidang seni) dan
Seno pada gitar S3 di USA, terasa pas ditampilkan di venues yang tidak glamour melainkan pelataran yang rindang dan sunyi.

INFO lain :  Sosialisasi Inpres Percepatan PTSL No. 2 Tahun 2018 * Bupati Khawatir Kades Terjerat Pungli Prona Sertifikat

Ada tampilan tari topeng yang dibawakan Wangi dari Indramayu, violis Bintoro tanpa Aran, tari Tomomi Yakosuka (Jepang), Gitar klasik Jubing dan Gunadi, Dewan Kesenian Tegal, penampilan beberapa grup band dan acara mewarnai poci oleh anak- anak, penampilan dari Shining Star, Pelita Harapan serta penampilan band SMPN 7 Tegal menutup pameran teh 2019 pada Minggu (24/11/2019) sore.

(nin)