SALATIGA – Ribuan bayi dibawah usia lima tahun di Kota Salatiga, diduga mengalami stunting yang diakibatkan gizi buruk.
Data Operasi Timbang 2018, tercatat ada sekitar 1.660 balita atau sekira 15,58 persen dari 10.656 balita di Kota Salatiga yang mengalami stunting. Angka ini lebih kecil dari tingkat stunting di Provinsi Jateng, yakni 31,2%.
Kepala Dinkes Kota Salatiga, Siti Zuraida, mengaku terus berupaya melakukan penanganan terhadap balita yang mengalami stunting.
“Sepanjang 2019 ini kita telah melakukan berbagai upaya untuk menurunkan tingkat stunting menjadi 11,66%,” ujarnya, Minggu (24/11/2019).
Hasilnya? Dari hasil Aplikasi Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat atau e-PPGBM pada Juli 2019, angka stunting di Salatiga mengalami penurunan menjadi 11,66%.
“Jadi bisa diasumsikan yang sudah tertangani sekitar 4,09%,” klaimnya.
Menurut Siti, data stunting merupakan data yang fluktuatif atau bisa berubah setiap waktu seiring perkembangan status gizi balita.
“Karenanya selain pendampingan dari pemerintah, perlu pola asuh yang tepat agar kasus stunting bisa terus ditekan,” tegasnya.
Siti melanjutkan, penanganan stunting biaa dimulai sejak masa kehamilan, kelahiran, hingga balita.
“Kalau program pemerintah menyasar sejak usia remaja putri terkait pengetahuan reproduksi,” katanya.
Sementara itu di Salatiga, lanjut Siti, penanganan kasus stunting dimulai dari kebijakan pemerintah melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Salatiga tentang Penanggulangan Stunting dan pembuatan aplikasi Sistem Informasi Monitoring Bayi Lahir Pendek.
“Tantangan penuntasan stunting adalah minimnya kepedulian ibu hamil, pengetahuan mengenai gizi yang masih kurang, pola asuh pemberian makanan tambahan pendamping ASI yang masih kurang, serta faktor anemia,” bebernya.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Salatiga, Titik Kirnaningsih, menyebutkan kunci utama pengentasan stunting pada ibu hamil adalah kepedulian dalam memeriksakan kesehatan.
“Periksakan kesehatan secara rutin, asupan gizi yang seimbang, serta imunisasi lengkap,” tandasnya.
(mht)















