PKB Dukung Mantan Koruptor di Pilkada Kudus

oleh

Bakal Calon Bupati Kudus Muhammad Tamzil (kanan) bersama Ketua DPC PKB Kudus Ilwani (kiri) memegang surat rekomendasi dari DPP PKB dengan didampingi bakal Wakil Bupati Kudus Hartopo serta jajaran PKB Kudus di ruang pertemuan Kantor DPC PKB Kudus, Minggu (7/1). Foto: Antara

Kudus, (I FOPlus) – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi mengusung Muhammad Tamzil-Hartopo sebagai calon Bupati dan wakil Bupati Kudus pada Pilkada setempat. Tamzil merupakan manta narapidana kasus korupsi di Kudus.

Awal 2015, Tamzil dipidana 22 bulan penjara dalam perkara korupsi pengadaan Sarpas pendidikan di Kudus. Mantan Bupati Kudus periode 2003-2008 itu juga didenda sebesar Rp 100 juta subsidair 3 bulan kurungan. Bersama Drs Ruslin, mantan Kepala Dinas Pendidikan Kudus dan Abdul Gani Aup, Direktur CV Gani and Son (GS) Tamzil dipidana.

INFO lain :  Tunjangan Guru Sekolah Swasta Naik Tiga Kali Lipat

Ketua DPC PKB Kudus Ilwani di Kudus, Minggu (7/1/2018) mengungkapkan, penunjukkan Muhammad Tamzil karena yang bersangkutan pernah menjabat sebagai bupati Kudus, sehingga masyarakat tidak asing.

Pengalamannya selama memimpin Kudus, kata dia, menjadi prestasi, sehingga menjadi pertimbangan pemberian rekomendasi.

“Karena sudah menjadi angan-angannya masyarakat Kudus, maka hal itulah yang menjadi pertimbangan untuk mengusung M. Tamzil bersama Hartopo,” ujar Ilwani.

Ia menambahkan sejumlah pasangan calon yang diusung saat ini sudah menjadi representasi masing-masing parpol, sehingga PKB harus mengusung kader sendiri.

INFO lain :  6 Pejabat Bakal Jadi Bupati-Wali Kota Sementara. Siapa Saja Mereka?

Sementara M. Tamzil menyatakan tekadnya untuk bisa memenangkan Pilkada Kudus 2018.

“Saya berkomitmen untuk menambah kursi PKB di DPRD Kudus dari enam kursi menjadi 10 kursi,” ujarnya didampingi pasangannya Hartopo yang merupakan anggota DPRD Kudus dari Fraksi PDIP.

Untuk bisa memenangkan pesta demokrasi di Kudus, dia berencana, menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak.

“Kami juga menyatakan komitmen untuk membawa Kudus lebih religius, cerdas dan sejahtera,” ujarnya.

Ia bercita-cita, mewujudkan Kota Kudus menjadi kota yang nyaman dan aman serta warganya bisa khusuk dalam menjalankn ibadanya.

Tamzil juga berkomitmen memajukan bidang sepak bola, terutama tim Persiku Kudus jika dipilih kembali memimpin Kota Kudus.

INFO lain :  MK Beri Bimbingan Advokat Peradi Jelang Pilkada 2018

“Beberapa tim yang sebelumnya levelnya sama dengan Persiku, kata dia, saat ini sudah lebih maju.

“Persiku Kudus tidak boleh tertinggal dengan tim sepak bola dari daerah lain,” ujarnya.

Terkait upaya menjaring suara PNS, dia optimistis, PNS bisa menilai dengan baik, mana calon yang layak dipilih.

Sejumlah PNS di Kudus, kata dia, tentu pernah merasakan era kepemimpinannya periode 2003-2008. “Saya juga telah mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN) selama 25 tahun. Mudah-mudahan mereka bisa menilai secara objektif,” ujarnya.