Ia juga mengungkapkan bahwa backlog perumahan di Kota Semarang masih mencapai sekitar 170.000 unit, sehingga kehadiran pameran seperti REI Expo menjadi momentum penting untuk mendorong akses masyarakat terhadap hunian.
Pameran yang berlangsung hingga awal Mei 2026 ini diharapkan tidak hanya mendongkrak penjualan properti, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan menggerakkan ekonomi daerah melalui efek berganda dari sektor perumahan.(Kar/Prie)















