Ditambahkan, SNC menjadi wajah budaya Semarang yang inklusif dan akulturatif. Inilah kekuatan kota Semarang yang bisa jadi daya tarik wisata. Bahwa keberagaman budaya di Semarang, dari Jawa, Arab, Tionghoa, hingga pengaruh kolonial, menjadikannya kota yang kaya toleransi dan berkarakter kuat.
“Kuncinya adalah kolaborasi yang telah terbangun dengan baik bersama komunitas, pelaku seni, UMKM, dan masyarakat,” tegas Hernowo.
Pihaknya mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi. HJKS bukan sekadar ulang tahun kota, melainkan momen untuk merayakan identitas, merekatkan persatuan, dan menumbuhkan cinta terhadap kota Semarang. []












