Agustin-Iswar Ungguli Yoyok-Joko Usai Debat Perdana Pilwakot Semarang

oleh
Agustin Iswar ungguli Yoyok Joko pilwakot Semarang
Survei Aksara memperlihatkan Paslon Agustin Iswar unggul Yoyok Joko usai debat perdana Pilwakot Semarang.

Dari data popularitas, lanjut Darmawan, Agustina Wilujeng paling disukai sebesar 97,3% dengan tingkat kepopuleran sebesar 76,8%. Sementara Yoyok Sukawi dengan popularitas 91,2% tingkat kesukaannya hanya 61,6%.

Dalam paparan, Darmawan menjelaskan tim survei Aksara melakukan simulasi semi terbuka yang dilakukan. Dalam simulasi tersebut muncul 4 nama yang memang sedang berkontestasi di Pilwalkot Semarang, yaitu Yoyok, Agustina, Iswar, dan Joko.

“Kemudian saat kami lakukan simulasi dua nama kandidat kepada kedua calon walikota, Agustina dan Yoyok, hasilnya ada penurunan atas nama Yoyok sebesar 8,6 persen dari bulan Oktober ke November. Sementara Agustina mengalami kenaikan sebesar 10,2 persen di periode yang sama,” jelasnya.

INFO lain :  Buang Sampah Sembarangan di Semarang Bisa Kena Denda Rp50 Juta

Kemudian ketika dilakukan simulasi alasan rakyat mau memilih, perhatian pada rakyat sebesar 20,5 persen (Agustina 18,4% Yoyok 10,1%) berpengalaman memimpin 16,3 persen (Agustina 14,2% Yoyok 22,6%), sudah terbukti dengan kerja nyata 11,7 persen (Agustina 5,8% Yoyok 4,7%), dan seterusnya.

INFO lain :  Wali Kota Semarang Nyoblos di TPS Berkonsep Pedesaan

Dalam survei yang dilakukan pada periode 15-21 oktober dan 1 – 9 November, ditemukan angka statistik yang menunjukkan Yoyok Joko mengalami tren penurunan (56,8% menjadi 39,5%) dan Agustina Iswar menanjak 11,4 persen (33,8% menjadi 45,2%).

“Faktor penurunan Yoyok karena tidak linearnya basis pemilih partai koalisinya dan adanya masalah di PSIS yang kemudian membuat suporter PSIS memilih mendukung Agustina Iswar,” beber dia

INFO lain :  Surat Suara Pilgub Jateng untuk Kota Semarang Tercetak Lengkap

Yang cukup membuka mata dari survei ini, untuk sebaran pemilih agama, umat Islam ternyata memilih Agustina Iswar dengan keunggulan angka sebesar 48,1 persen dibanding Yoyok Joko Santoso yang 39,1 persen. []