Dari Webiner : MENGADILI MALING UPAH PEKERJA KAMPUS: KONDISI DAN REKOMENDASI Banyak Dosen Yang Gajinya Terkebiri

oleh

Sedangkan nara sumber ke empat adalah Syarif Arifin mengungkap Struktur upah pekerja publik dan ASN terkini dan yang seharusnya,  bagaimana kondisi pengupahan pekerja publik dan ASN saat ini. Apa kelemahan struktur pengupahan pekerja publik/ ASN, dan  Apa rekomendasi struktur perhitungan upah pekerja kampus hingga saat ini?, serta apa saja strategi pencapaian struktur perhitungan upah pekerja kampus yang tepat?

INFO lain :  Pertalite Seharga Premium di Sejumlah SPBU. Ini Alasan Pertamina

 

Banyak Dosen Di Gaji di Bawah UMR

Dalam Webiner yang diikuti dosen dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri maupun swata dari seluruh Indonesia itu, terungkap banyak dosen ternyata masih menerima gaji dibawah UMR. Padahal sejatinya praktek di lapangan, gaji UMR terbanyak diterima para buruh pabrik yang nota bene berpendidikan SMP dan SMA.

INFO lain :  KPK Dikabarkan Tangkap Oknum Pengacara di Semarang

Bila demikian kejadiannya, maka sungguh sangat terkebiri dosen-dosen yang menerima upah (sebut saja upah, karena kalau disebut gaji,sangat tidak manusiawi) sama atau di bawah UMR, berarti menerima upah sama dengan pekerja pabrik yang lulusan SMP.

Salah seorang nara sumber menyebut jika dosen menerima upah kerja Rp. 3.000.000,00 (tiga juta rupiah) per bulan berarti, bila berpatokan UMR Jakarta, maka dosen tersebut menerima upah dibawah upah pekerja yang lulusan SMP yang menerima upah lima jutaan.  Sementara untuk menjadi dosen syarat utama berpendidikan minimal S2. Bila demikian faktanya maka, dosen dikebiri, karena jasanya juga hanya dihargai sama dengan lulusan SMP. Ini sangat naif! (IST).