Ketua Dewan Masjid Dorong Mbak Ita Maju Lagi di Pilkada Kota Semarang

oleh
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat cek harga kebutuhan pokok di pasar tradisional beberapa waktu lalu. Mbak Ita, sapaan wali kota, didorong maju lagi di Pilkada Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu saat cek harga kebutuhan pokok di pasar tradisional beberapa waktu lalu. Mbak Ita, sapaan wali kota, didorong maju lagi di Pilkada Kota Semarang. (Foto: Dok)

Semarang – INFOPlus. Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, Achmad Fuad mendorong Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu maju lagi di Pilkada 2024. Di bawah kepemimpinan Mbak Ita, sapaan wali kota, pembangunan Kota Semarang dinilai lebih berkembang.

Fuad menilai Mbak Ita memiliki kepemimpinan yang ideal untuk memimpin Kota Semarang kembali.

“Saya secara pribadi mendukung, kalau incumbent kan bisa melanjutkan program-program yang bagus, kalau saya begitu,” kata dia, Rabu (8/5).

Menurut dia, sosok Mbak Ita selain tegas, juga disiplin. Dua hal tersebut saling berkaitan dalam membangun Kota Semarang agar kian maju dan berkembang. Dan pengalaman Mbak Ita dalam eksekutif patut diapresiasi.

INFO lain :  BKD Jateng Mulai Usulkan NIP Peserta Lolos Seleksi CPNS 2018 Ke BKN

“Beliau adalah sosok yang tegas, disiplin, dan memang programnya bagus. Tegas dan disiplin itu kadang dianggap galak, ya memang galak, tetapi ada alasannya untuk kebaikan,” ujar dia.

Dari latar belakang, Fuad menyatakan Mbak Ita juga berpengalaman pada sektor swasta yang dituntut disiplin. Gaya doktoral Universitas Diponegoro (Undip) tersebut merupakan yang dibutuhkan Kota Semarang.

“Kalau saya melihat Bu Ita latar belakangnya swasta, ya memang begitu kalau melihat orang bekerja betul-betul kerja, kalau terlihat leda-lede (malas) istilahnya gemas,” sebut dia.

Lebih lanjut, sejumlah program dan kinerja Mbak Ita dinilai telah membawa Kota Semarang makin baik. Di antaranya, Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), urban farming atau pertanian perkotaan, dan upaya pengentasan stunting serta kemiskinan ekstrem.

INFO lain :  Pemkot Semarang Libatkan Pakar dan Akademisi di Pengendalian Banjir

Dalam sinergi dengan DMI Kota Semarang, Mbak Ita juga telah memberi perhatian serius, selain pekerjaan-pekerjaan lain yang berkaitan dengan masyarakat umum.

“Selama ini kami dengan Bu Ita selalu bersinergi, mulai pemberdayaan jemaah masjid, termasuk urban farming. Ada juga Pak Rahman di samping untuk mengatasi inflasi, juga untuk efektif membantu jemaah masjid untuk mendapatkan bahan pokok murah,” bebernya.

Belum lagi, kata Fuad, akan disempurnakan ketika Wali Kota Semarang perempuan pertama tersebut memimpin kembali Ibu Kota Jateng pada 2024 mendatang.

INFO lain :  Pemkot Semarang Kembali Gelar Nobar Piala Asia U-23, Disediakan 3 Layar LED Videotron

“Pribadi kinerjanya bagus, banyak penghargaan juga yang diraih untuk Kota Semarang. Terus terang saya mengharapkan beliau tetap maju,” katanya.

Kepemimpinan Mbak Ita dalam memimpin Kota Semarang dua tahun terakhir ini juga dirasakan berdampak baik oleh pihak lain, salah satunya Lembaga Pendidikan Al Qur’an (LPQ) Kota Semarang.

Ketua LPQ Kota Semarang, Bahrul Fawaid menegaskan di bawah kepemimpinan Mbak Ita, para guru Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) mendapati insentif dan fasilitas lain yang lebih dari cukup.