Dalam penanganan stunting, Ibu Kota Jawa Tengah ini juga dikukuhkan dalam Excellent Award for Strategic Initiative Program Pengentasan Stunting, serta sebagai daerah peduli penanganan stunting dan penghargaan Kota Layak Anak (KLA) kategori utama 2023.
Lalu, Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori tertinggi Mentor atau Pratama dalam membangun pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Penghargaan APE ini merupakan penghargaan ketiga yang berhasil diraih Kota Semarang.
Juga menerima penghargaan daerah ramah perempuan dan layak anak (DRPLA) 2023 karena dinilai mempunyai komitmen dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan, pemberdayaan, dan perlindungan hak perempuan, serta perlindungan anak.
Tak hanya itu, sektor ekonomi di bawah kepemimpinan Wali Kota Semarang perempuan pertama ini juga menunjukkan prestasi tertinggi dalam hal pengelolaan keuangan daerah kategori kota perbaik pertama seluruh Indonesia.
Predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 7 kali berturut atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD), serta sebagai daerah tertib ukur dan penghargaan Standar Nasional Indonesia (SNI) Pasar Rakyat.
Kota Semarang yang masuk nominasi TPID kabupaten/ kota berkinerja terbaik kawasan Jawa-Bali ini juga ditetapkan terbaik 1 dalam penghargaan kategori Gerakan Pangan Murah. (Ags/Mw)















