Panen Cabai dan Sayur, Kelurahan Bulusan Semarang Sukses Terapkan Urban Farming Inisiasi Mbak Ita

oleh
Manfaatkan pekarangan kantor, Kelurahan Bulusan, Tembalang, Kota Semarang sukses terapkan urban farming inisiasi Mbak Ita. (Foto: Ist)

Semarang – INFOPlus. Urban farming inisiasi Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mulai menampakkan hasil. Memanfaatkan lahan perkantoran, Kelurahan Bulusan rutin panen cabai dan sayur.

Mbak Ita, sapaan Wali Kota Semarang mengungkapkan urban farming menjadi salah satu metode penghijauan dengan memanfaatkan lahan di sekitar rumah. Juga bisa memberi nilai ekonomis bagi masyarakat.

Terlebih ketika sayuran mengalami kenaikan harga imbas fenomena alam El Nino. Seperti di komoditas cabai, maka urban farming menjadi salah satu solusi.

INFO lain :  Harga Pangan Naik, Begini Upaya Pemkot Semarang Tekan Inflasi

Karena itu, Mbak Ita mengajak masyarakat untuk tidak panic buying serta tetap aktif menanam cabai melalui urban farming. Pemanfaatan lahan, pekarangan sekitar rumah, tabulampot dengan berbagai wadah seperti polybag, wadah-wadah bekas dan lainnya diharapkan mampu menyokong kebutuhan harian masyarakat.

“Dengan menanam cabai serta kebutuhan dapur sendiri, harapannya kebutuhan masak memasak dapat kita penuhi. Selain itu, kita juga tidak akan panik atau bingung kalau ada kenaikan harga di pasaran,” tuturnya belum lama ini.

INFO lain :  Flora Wisata Banyukuning Resmi Dibuka untuk Bangkitkan Sektor UMKM

Program urban farming juga selaras dengan gerakan penanaman cabai melalui Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) atau menanam cabai di sekitar pekarangan perumahan yang tengah digalakkan Kementerian Pertanian.

Adalah Kelurahan Bulusan, Tembalang, menjadi salah satu kelurahan di Kota Semarang yang ikut melakukan urban farming. Memanfaatkan lahan sekitar perkantoran seluas 15 meter, setiap minggunya, dari tiga tanaman cabai yang ada bisa dipanen sebanyak 75 gram.

Lurah Bulusan, Rukayah menuturkan mulai melakukan urban farming di pekarangan kantor sejak Februari 2023. Tak hanya menanam cabai, pada lahan tersebut, Rukayah bersama perangkat kelurahan menanam sejumlah tanaman sayur seperti tomat, terong dan ketela rambat.

INFO lain :  Eksepsi Notaris Madiyana Herawati, Terdakwa Pemalsuan Akta Ditolak Majelis Hakim

“Alhamdulillah hari ini, kita panen cabai dan sayur glandir di halaman kantor. Kita telah memulai program urban farming ini sejak Februari. Dan lewat panen kali ini kita ingin mengajak masyarakat supaya bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan media urban farming,” tutur Rukayah, Selasa (7/11). (Ags/Mw)