Menurutnya, potensi kekayaan pangan lokal sangat besar mengingat Indonesia adalah negara agraris. Namun hal itu belum didukung sepenuhnya dengan inovasi teknologi. Imbasnya, produk yang dihasilkan belum mampu menarik minat konsumen pangan di Indonesia.
“Inovasi teknologi terhadap produk pangan lokal mutlak harus dilakukan. Dan inovasi olahan pangan yang diproduksi Cimory sangat membantu minat konsumen untuk mengkonsumsi produk lokal,” ujarnya.
Ditambahkan, pemberian gelar doctor honoris causa (H.C) kepada Bambang Sutantio tertuang dalam SK nomor: 316/UN7.A/HK/IX/2023 tanggal 19 September 2023 yang diusulkan oleh Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip.
Dengan penganugerahan gelar kehormatan tersebut, kontribusi yang diberikan Bambang Sutantio di bidang ilmu peternakan diharapkan semakin besar untuk mendukung ketahanan pangan di Indonesia. (Ags/Mw)












