Semarang – INFOPlus. Telah terjadi kecelakaan yang melibatkan sebuah sepeda motor yang dikendarai, Ashyari, (69) warga RT 3 RW 3 Penggaron Kidul, Pedurungan Kota Semarang dengan KA Ambarawa Ekspres, pada Minggu (27/08/2023) sekira pukul 12.07 Wib. Diketahui lokasi kejadian merupakan lintasan bagi kendaraan warga yang tidak dijaga petugas.
Kronologi kejadian
Menurut penuturan slamer riyadi saksi mata, kejadian ini berawal ketika korban yang hendak pulang kerumahnya dari Sembung. Saat melintas dilokasi, diperkirakan korban tidak mengetahui jika ada kereta yang bersamaan.
“Kejadian pas sholat Dzuhur tadi, saya lihat lokasi kejadian ternyata itu korbannya tetangga saya, Pak Haji Ashyari. Itu beliau rencana mau pulang kerumah dari Sembung,”ujarnya saat ditemui di TKP.
Lintasan KA tanpa palang dan penjaga
Menurutnya, perlintasan KA ini memang kerap menjadi jalur alternatif warga sekitar dan tidak ada yang jaga. Sehingga ketika melintas memerlukan kewaspadaan dan kehati-hatian memastikan tidak ada kereta yang benar-benar melintas.
“Disini (TKP) memang tidak ada yang jaga,”tandasnya.
Sementara informasi kereta api yang tertemper kendaraan yakni 232 (Ambarawa Ekspres) dilokasi petak jalan jalur hulu Ata – Bbg Km 9+6 4. Pada jam 12.07 terima info dari masinis Ka 232 (Ambarawa Ekspres) Smc-Sbi Lok CC 2061339 (SDT ) bahwa KA nya telah tertemper sepeda motor di perlintasan tidak terjaga petak jalan jalur hulu Ata – Bbg Km 9+6
Saat ini petugas kepolisian dibantu warga telah melaksanakan evakuasi jasad korban, untuk diserahkan kekeluarga. Sedangkan untuk jalur kereta api tidak ada kendala. (Mh/Mw/nay)















