Semarang – INFOPlus. Sedikitnya 33 ribu kader PDI Perjuangan dari seluruh Jawa Tengah akan berkumpul di GOR Jatidiri, Semarang, pada Jumat (25/08). Mereka akan mengikuti gelar Apel Siaga Pemenangan Pileg dan Pilpres 2024.
Ketua DPD PDIP Jateng Bambang Wuryanto menegaskan, perhelatan itu akan menjadi gelaran akbar pertama oleh partai politik menyongsong Pemilu 2024. Mengusung tema besar Nyalakan Api Semangat, Satu Barisan Satu Komando.
Apel siaga dan konsolidasi kader banteng itu akan dihadiri Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri secara virtual, Ketua DPP PDIP Puan Maharani bersama jajaran DPP dan tim
pemenangan Pemilu 2024.
“Mbak Puan akan memberikan arahan kepada seluruh kader dan kepada calon presiden Ganjar Pranowo. Seperti bagaimana arahan Mbak Puan, tentu dahsyat, menggelegar dan tasss,” kata politisi yang akrab disapa Bambang Pacul ini.
Konsep apel siaga kader PDIP ini akan dikemas dengan sangat kekinian, sebuah pergelaran yang melibatkan teknologi, seni dan performance yang cantik.
“Nanti akan dihadirkan Bung Karno secara virtual, sebagai pengingat pesan dari Bung Karno, mahaguru kita, untuk dilaksanakan para penerusnya,” tutur dia.
Pada kesempatan itu, secara simbolik, melalui kehadiran virtual, Bung Karno akan menyerahkan tongkat kepemimpinan sebagai simbol amanat untuk meneruskan cita-cita proklamasi, guna memimpin pemenangan Pileg dan Pilpres pada Pemilu 2024.
Penghadiran Bung Karno merupakan wujud penghormatan dan pengingat akan misi besar yang harus diwujudkan para generasi penerus yang memimpin negeri ini. Akan diperdengarkan pula isi pidato Bung Karno di Kedubes RI di Amerika Serikat pada 1956.
“Intinya adalah, kami terus menyalakan api semangat, satu barisan satu komando menuju pemenangan partai dan pilpres 2024,” tegas Bambang Pacul.
Sementara itu, 33 ribu kader banteng yang hadir dalam apel siaga akan dihibur dengan tampil NDX dan Once. Once akan menutup rangkaian acara dengan mengajak seluruh hadirin menyanyikan lagu Gebyar-Gebyar dan We Are the Champions.
Panitia memohon maaf kepada masyarakat Semarang jika ada ketidaknyamanan terkait acara ini, yang mungkin membuat aktivitas masyarakat jadi sedikit terganggu karena jalanan yang akan jadi lebih padat.(Ags/Ts)















