Dua Pencari Kerang Tewas Tenggelam di Perairan Mangkang Semarang

oleh

Semarang – INFOPlus. Dua pencari kerang tewas tenggelam di perairan Mangkang, Kota Semarang. Perahu yang mereka tumpangi diduga diterjang ombak.

Bagas (28) dan Samsul (35), keduanya warga Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu, Kota Semarang ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia saat mencari kerang. Keduanya ditemukan di titik dan hari yang beda.

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian nahas yang menimpa dua korban. Bermula dari Bagas bersama dua rekannya, Samsul dan Zaenal mencari kerang jenis tiram di perairan Mangkang. Mereka berangkat Jumat (11/8) sekitar pukul 12.00 WIB.

INFO lain :  Pendukung PSIS dan PSS ricuh di Stadion Jatidiri Semarang

Ketiganya menumpang dua perahu. Bagas dan Samsul satu perahu, sedangkan Zaenal di perahu lain. Dua jam mencari kerang, ternyata perahu Bagas dan Samsul tak kunjung pulang.

Curiga terjadi sesuatu terhadap keduanya, Zaenal minta bantuan warga dan tim SAR untuk melakukan pencarian.

“Diduga perahu yang ditumpangi Bagas dan Samsul diterjang ombak hingga membuat keduanya jatuh dan tenggelam,” ujar Heru, Sabtu (12/8).

INFO lain :  Mirna Gagal Maju Lagi. Apa Harapannya?

Beberapa jam pencarian, Samsul ditemukan tim SAR gabungan meninggal dunia di sekitar titik yang diperkirakan menjadi tempat kejadian perahu diterjang ombak. Hanya saja sampai petang, keberadaan Bagas belum jelas.

“Operasi pencarian tim SAR gabungan dengan menggunakan rigid inflatable boat (RIB) di sekitar tempat kejadian,” katanya.

Proses pencarian dilanjutkan pada Sabtu pagi tadi sekira pukul 07.00 WIB. Selang 1,5 jam kemudian atau sekitar pukul 08.30 WIB, tim SAR gabungan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

INFO lain :  4.700 polisi akan kawal laga PSIS melawan Persebaya

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan ke arah timur, dari tempat kejadian kurang lebih 500 meter, dalam keadaan mengapung,” papar Heru.

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke daratan dan dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Terima kasih untuk seluruh potensi SAR yang telah membantu proses pencarian ini. Kami mengimbau agar masyarakat yang beraktivitas di perairan untuk menggunakan alat pelindung diri untuk menjaga keamanan dan keselamatan,” imbuhnya.