Mereka percaya ini adalah bagian dari siklus tujuh dasawarsa, dan bahwa titik balik sebelum yang mereka deteksi sekitar 2009/2010 terjadi pada awal 1970-an.
Meski begitu, keduanya setuju bahwa diperlukan lebih banyak penelitian.
Masih buram
Tkalcic mengusulkan siklus inti dalam terjadi setiap 20 hingga 30 tahun, bukan 70 tahun seperti yang ditulis dalam studi China itu.
Dia menjelaskan mengapa variasi seperti itu terjadi dan mengapa sangat sulit untuk memahami apa yang terjadi di bagian terdalam planet ini.
“Objek penelitian kami terkubur ribuan kilometer di bawah kaki,” katanya.
“Kami menggunakan metode inferensi geofisika untuk menyimpulkan properti internal Bumi, dan kehati-hatian harus dilakukan sampai temuan multidisiplin mengkonfirmasi hipotesis dan kerangka konseptual kami,” jelas Tkalcic. (ir)
sumber naskah & foto : CNN Indonesia












