Semarang – INFOPlus. Kasih (62), nenek asal Kabupaten Pekalongan hilang, diduga tersesat di hutan di sekitar tempat tinggalnya. Ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (30/6).
Kasih tercatat sebagai warga Wonosari RT 09 Desa Wangkelang, Kecamatan Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. Nenek tersebut hilang di hutan sekitar desanya sejak sepekan lalu.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian yang menimpa nenek Kasih. Bermula dari Mbah Kasih pergi meninggalkan rumah tanpa pamit ke anggota keluarganya, Sabtu (24/6).
Upaya pencarian dilakukan pihak keluarga dibantu warga desa setempat. Namun hingga tiga hari pencarian tidak ada tanda-tanda yang menunjukkan keberadaan Mbah Kasih.
“Diduga korban pikun hilang ingatan mau pulang tersesat karena tua,” tutur Heru.
Kejadian hilangnya Mbah Kasih kemudian dilaporkan ke pihak terkait dan tim SAR, termasuk Basarnas Kantor SAR Semarang. Selanjutnya dilakukan operasi pencarian bersama potensi SAR dan warga desa.
Operasi pencarian tim SAR gabungan dilakukan dengan metode preliminary mode, yakni mengumpulkan informasi dari saksi terakhir melihat korban berjalan menuju hutan.
Upaya yang dilakukan tim SAR gabungan akhirnya membuahkan hasil. Sayangnya, nenek Kasih ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Jumat (30/6) sekira pukul 10.30 WIB.
“Pencarian hari ke-4, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban di area ladang dalam kondisi tersungkur dalam keadaan meninggal dunia, jarak dari rumah sekitar 7 Km. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka,” ujarnya.
“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai, selanjutnya tim yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” imbuh Heru. (Ags/Ts)















