SD Hj Isriati Baiturrahman Semarang Pastikan Piagam Prestasi PPDB Alumninya Asli

oleh

Semarang – INFOPlus. Sekolah Dasar (SD) Hj Isriati Baiturrahman Semarang menyampaikan klarifikasi atas dugaan piagam prestasi palsu untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2023. Dipastikan delapan siswa alumni sekolah tersebut melampirkan piagam prestasi asli di PPDB jenjang SMP.

Kepala SD Hj Isriati Baiturahman Semarang, Amir Yusuf menyampaikan informasi yang menyatakan tidak benar jika para alumnus sekolahnya melampirkan piagam prestasi palsu untuk mendaftar di PPDB SMPN favorit di Semarang. Ia menyatakan kedelapan mantan siswanya benar-benar mengikuti sejumlah event kejuaraan sains skala internasional dan berdiri di podium juara.

“Bisa dicek di website masing-masing kejuaraan. Jadi tidak benar seperti yang dilaporkan. Bahwa kedelapan anak tersebut memang ikut kejuaraan dan mendapat juara,” kata dia di ruang kerjanya, Rabu, (28/6).

INFO lain :  Mantan Ketua IMI Jateng Divonis 5 Bulan Pidana Percobaan

Membuktikan ucapannya, Amir dibantu stafnya lantas membuka website kejuaraan yang diikuti delapan eks siswanya. Diketahui, ada empat kompetisi sains internasional, yakni AISEEF, I2ASPO, WICE dan ISIF, yang diikuti CAP, EK, ZNA, RFK, DEF, RF, DR, dan UH.

Dan dari penjelasan di tiap website kejuaraan, kedelapan anak tersebut dinyatakan sebagai peserta dan menjadi juara di tiap kategori lomba yang diikuti. Sebagai contoh CAP, ia mendapat gold medal dari kompetisi AISEEF untuk project bertema Warak Ngendhog Local Wisdom Based on Education Games to Increase Knowledge and Love Local Culture di kejuaraan ASEAN Innovative Science Environmental and Enterpreneur Fair 2022.

INFO lain :  Wakil Ketua DPR Disebut Terima Senggekan Uang Proyek di Kebumen

“Bahwa piagam tersebut piagam asli dari penyelenggaraan tahun 2021, 2022, 2023 dan semuanya mendapat gold medal. Ada yang dilakukan secara online maupun offline, tempatnya di Undip,” beber dia.

“Dan pihak penyelenggara juga sudah menyampaikan surat keterangan jika anak-anak tersebut memang ikut dan menjadi juara,” sambungnya.

Dengan adanya bukti otentik yang bisa diakses oleh masyarakat luas itu, Amir mempertanyakan dasar pihak lain meragukan keabsahan piagam prestasi dari eks anak didiknya. Bahkan sampai mengadukan persoalan itu ke pihak kepolisian.

INFO lain :  Mahasiswa Udinus Sumbang Emas di Asian Youth Chess Championship

“Dari data piagam anak-anak yang diduga palsu itu kami minta kejelasan kenapa piagam ini kami disangsikan oleh pihak lain (pelapor),” katanya.

Terpisah, Ketua Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Deni Irawan menyampaikan hal senada. Deni menegaskan sejumlah piagam siswa yang berasal dari SD Hj Isriati Baiturrahman asli dari pihaknya selaku penyelenggara kompetisi AISEEF. Mereka mengikuti kejuaraan tersebut dan menjadi juara.