Hendi Melayat ke Keluarga ASN Saksi Korupsi yang Dimutilasi

oleh
Walkot Semarang Hendrar Prihadi dan rombongan melayat ke rumah keluarga ASN Pemkot Semarang yang tewas karena dimutilasi dan dibakar, Iwan Budi P.

Semarang – Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, berjanji akan membantu pendidikan anak-anak almarhum Iwan Budi Prasetyo.
Iwan adalah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Semarang yang ditemukan tewas dimutilasi dan dibakar di kawasan pantai Marina Semarang.

Sebelumnya Iwan sempat dinyatakan hilang pada 24 Agustus lalu atau sebelum diperiksa polisi sebagai saksi kasus dugaan korupsi. Lalu ditemukan hangus terbakar pada 8 September.

“Jadi tadi kita sudah sepakat, bila kami dari Pemkot Semarang akan membantu pembiayaan sekolah anak-anak almarhum sampai ke jenjang perguruan tinggi. Apa yang menjadi hak almarhum, baik itu sisa gaji ataupun pensiun juga akan diurus secepatnya,” kata Walkot Semarang Hendrar Prihadi saat melayat ke rumah keluarga almarhum Iwan, Senin (19/9) sore.

Pada kesempatan tersebut, Hendrar menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum.

Hendrar pun membuka diri meminta istri dan anak-anak almarhum Iwan untuk berkomunikasi bila mengalami kesulitan apapun.

“Kami pribadi dan rekan-rekan Pemkot Semarang juga tadi menyampaikan agar keluarga dapat berkomunikasi bila ada kesulitan apapun,” kata Hendrar.

Hendrar terlihat didampingi KapolrestabesSemarang Kombes Polisi IrwanAnwar dan Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Infantri Honi Havana.

Atas kunjungan dan janji yang diberikan tersebut, istri dari Iwan, Theresia Ony mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Pemkot Semarang dan aparat.

“Saya enggak tahu harus bilang apa. Yang ada hanya terima kasih yang besar kepada pak Wali Kota dan jajaran. Bapak Polri dan TNI juga demikian. Siap tidak siap, saya harus siap melanjutkan kehidupan bersama anak-anak saya tanpa Pak Iwan. Ikhlas tidak ikhlas, kami harus tetap ikhlas,” ujar Ony.

Sebagai informasi, Iwan Budi Prasetyo diketahui tewas dalam kondisi mengenaskan. Jasad Iwan ditemukan di kawasan pantai Marina Semarang dalam kondisi terbakar seratus persen dan tanpa kepala pada Kamis (8/9).

Sebelumnya, Iwan dilaporkan hilang pada 24 Agustus 2022, sehari sebelum dirinya dipanggil sebagai saksi sebuah kasus korupsi di Pemkot Semarang yang sedang ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah.

Sumber CNN Indonesia