INFOPlus – Pakar kesehatan secara rutin menyarankan untuk meningkatkan asupan makanan yang dikemas dengan nutrisi peningkat otak, yang meliputi salmon, kacang-kacangan, dan sayuran hijau. Tapi tahukah Anda bahwa ada sekumpulan minuman yang bisa Anda andalkan untuk mendukung kognisi juga?
Untuk membantu Anda meningkatkan daya ingat dan kewaspadaan, serta mengurangi risiko penurunan kognitif seiring berjalannya waktu, ahli diet yang berbasis di New York, Amerika Serikat, Bianca Tamburello, membagikan minuman penambah otaknya favoritnya.
5 minuman penambah kesehatan otak
1. Latte kunyit
Dapat langsung dikenali dari rona emasnya yang berpigmen pekat, kunyit adalah bumbu yang dihormati dalam masakan India yang juga lezat saat disajikan dalam bentuk latte kunyit. Rempah-rempah ini terkenal di komunitas nutrisi karena manfaat kesehatannya yang luas, dengan potensi meningkatkan otak di antaranya, sebagian besar berkat kurkumin, bahan aktifnya.
“Dalam studi 18 bulan, peserta yang diberi Theracurmin, suatu bentuk kurkumin, dua kali sehari mengalami peningkatan memori dan peningkatan perhatian,” kata Tamburello, seperti dilansir dari laman Well+Good.
Dia mencatat bahwa dua sifat kurkumin cenderung memfasilitasi manfaat ini. Efek anti-inflamasinya, yang mengurangi peradangan kronis yang berbahaya; dan efek antioksidannya, yang memerangi radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh. Sebagai bonus tambahan, Tamburello mengatakan bahwa kurkumin dapat meningkatkan kadar dopamin dan serotonin untuk meningkatkan suasana hati alami — jadi ada baiknya memesan atau membuat latte kunyit Anda sendiri.
2. Anggur merah
“Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi anggur merah yang bertanggung jawab mungkin memiliki dampak positif pada kesehatan otak, sebagian besar karena resveratrol, antioksidan kuat yang berlimpah dalam anggur merah,” kata Tamburello.
“Resveratrol menawarkan efek perlindungan untuk membantu melindungi sel-sel otak dari zat berbahaya. Ini juga memiliki sifat anti-inflamasi untuk membantu memerangi peradangan kronis yang terkait dengan penyakit tertentu, dan dapat membantu peningkatan memori dan suasana hati. Selain itu, penelitian menunjukkan bahwa konsumsi anggur merah berkorelasi dengan penurunan kejadian penyakit neurodegeneratif yang terkait dengan stres oksidatif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson.
Tetapi sebelum Anda terlalu bersemangat tentang kekuatan pelindung anggur, Tamburello mengingatkan bahwa minum berlebihan bukanlah cara yang tepat dan sebaliknya akan bertentangan dengan tujuan kesehatan Anda—kognitif dan sebaliknya. Tentu saja, moderasi adalah kuncinya, sehingga dapat membantu untuk berbelanja opsi yang mempromosikan minum yang lebih sehat.
















