Libur Lebaran, Kunjungan Wisata ke Semarang Ditarget Naik 8,5%

oleh
kunjungan wisata libur lebaran
Kunjungan wisata ke Kota Semarang selama libur Lebaran diprediksi meningkat (Foto: Ist)

SemarangINFOPlus.  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang menargetkan kenaikan kunjungan wisata sebanyak 8,5 persen pada libur Lebaran 2025. Target tersebut berkaca pada jumlah wisatawan Lebaran tahun lalu.

Kepala Disbudpar Kota Semarang, Wing Wiyarso mengungkapkan libur sepekan Lebaran tahun lalu kunjungan wisata mencapai 405.039 orang. Dengan panjangnya masa libur Lebaran tahun ini, dia optimistis bisa naik 8,5 persen dari periode yang sama tahun lalu.

“Sekarang libur hampir 20 hari. Kami akan semaksimal mungkin mendongkrak kunjungan wisatawan. Kami komunikasi dengan stakeholder, membangun jejaring, membuat promosi, paket bersama,” papar Wing, Sabtu (29/3).

INFO lain :  KPK Monitoring dan Evaluasi Kinerja Pemkot Perihal Pemberantasan Korupsi di Semarang

Wing menyebut sejumlah destinasi wisata diperkirakan akan menjadi jujugan warga untuk berwisata ke Kota Semarang seperti Kota lama, Pantai Marina, Lawangsewu, Sam Poo Kong, Grand Maerokoco dan Semarang zoo.

Pada libur Lebaran 2024 lalu, Kota Lama sempat menduduki peringkat pertama top destinasi di Jawa Tengah dengan tingkat kunjungan 246.918 wisatawan.

Selain destinasi wisata favorit, lanjutnya atraksi wisata juga akan berpengaruh pada kunjungan wisatawan. Pada sepekan Lebaran, ada sejumlah agenda antara lain Fest Sam Poo Kong, Event Kuliner Pulang Semarang di Metro Point Kota Lama.

INFO lain :  Berat Badan Turun 19 Kg Setelah Rutin Mengonsumsi Jeruk Lemon

Ada pula sejumlah event musik di antaranya di PRPP, Marina, dan Lawang Sewu, dan Semarang Zoo. Semarang Zoo mengemas event Lebaran dengan Zooforian meliputi pertunjukan seni dan budaya.

“Untuk di UPTD Disbudpar, kami gelar penampilan seni dan budaya sepanjang libur Lebaran yaitu di Goa Kreo, Taman Lele dan Agro Sodong,” tambahnya.

Sementara, di publik area, pihaknya terbuka kepada para pegiat wisata untuk turut menyuguhkan atraksi mengisi libur Lebaran 2025.

“Ada beberapa mengajukan rekom keramaian dan sebagainya. Semoga menambah keramaian di Kota Semarang,” ucapnya.

INFO lain :  Atasi Banjir, Ini Langkah Konkret dan Solusi Berkelanjutan Pemkot Semarang

Di sisi lain, Wing mengimbau kepada pelaku wisata untuk waspada terhadap bencana di tempat wisata. Mengingat, hingga sekarang curah hujan masih cukup tinggi. Pihaknya telah melayangkan surat edaran agar pelaku wisata senantiasa waspada terhadap bencana di Semarang.

Dia mendorong pengelolaan sampah dilakujan dengan baik agar tidak sampai menimbulkan banjir di kawasan wisata.

“Kami harap tidak timbul bencana. Para pengelola tempat wisata kami harap waspada dan peduli dengan lingkungan masing-masing,” tukasnya. []