Sebagaimana kebiasaan di Indonesia, hewan kurban yang sering kali dijadikan sebagai hewan kurban adalah sapi dan kambing. Sehingga demi kesehatan, daging kedua hewan yang mengandung daging merah tersebut perlu diketahui batasan konsumsinya.
Daging merah memang mengandung zat besi dan vitamin B12 yang penting bagi tubuh. Namun, menurut para ahli, jumlah daging yang baik untuk dikonsumsi adalah berkisar 70 gram setiap harinya.
Sebagai alternatif, terdapat sebuah minuman berkhasiat yang dapat digunakan sebagai penurun kolesterol. Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa minuman yang dapat mengontrol atau menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh:
1. Teh hijau
Teh hijau mengandung katekin dan senyawa antioksidan lainnya yang dapat membantu menurunkan LDL (Low Density Lipoprotein) “jahat” dan kadar kolesterol total. Selain teh hijau, teh hitam juga dapat berdampak positif pada kolesterol. Namun pada tingkat yang lebih rendah daripada varian hijaunya. Hal ini disebabkan jumlah katekin yang berbeda dalam teh juga menyebabkan tubuh menyerap cairan secara berbeda.
2. Susu kedelai
Kedelai merupakan tumbuhan kacang-kacangan yang rendah lemak jenuh. Sebagai pengganti krim atau produk susu tinggi lemak, susu kedelai atau krimer dapat membantu mengurangi atau mengontrol kadar kolesterol.
Food and Drug Administration (FDA) menyarankan untuk mengonsumsi 25 gram per hari protein kedelai sebagai bagian dari diet rendah lemak jenuh dan kolesterol untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung.
Disamping itu, manfaat yang didapat akan lebih banyak dengan mengkonsumsi kedelai dalam bentuk utuh dan diproses minimal dengan sedikit atau tanpa tambahan gula, garam, dan lemak.
Beberapa sumber lain merekomendasikan untuk mengonsumsi 2-3 porsi makanan atau minuman berbahan dasar kedelai setiap hari, dengan satu porsi mewakili 250 mililiter (ml) susu kedelai.
Oat mengandung beta-glukan, zat seperti gel di usus dan berinteraksi dengan garam empedu yang memungkinkan untuk penghambat penyerapan kolesterol dan berperan dalam menurunkan kadar kolesterol.
Berdasarkan penelitian pada 2018 silam, menemukan bahwa minuman berbahan dasar oat, seperti susu oat, membantu mengurangi kolesterol yang lebih konsisten daripada produk oat semi-padat atau padat. Dalam segelas 250 ml susu oat dapat menyediakan 1 gram beta-glukan.
















