BPS Jateng : Inflasi 0,46 Persen pada Desember 2020

oleh

Ilustrasi inflansi

Semarang – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Jateng mengalami inflasi sebesar 0,46 persen pada Desember 2020.

Kepala BPS Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono dalam siaran pers di Semarang, Senin (4/1/2021), mengatakan, kenaikan harga cabai, telur dan daging ayam menjadi pemicu utama terjadinya inflasi pada Desember.

INFO lain :  Ketua Umum Cyber NKRI Laporkan Pemilik Akun Youtube Teuku Iqbal Johard

Selain itu, kata dia, kenaikan harga sewa kontrak rumah juga menjadi salah satu pemicu terjadinya inflasi.

INFO lain :  Ketua DPRD Jateng, Dua legislator, dan 11 PNS Positif COVID-19. Gedung Berlian Kembali Ditutup

Adapun sejumlah komoditas yang mengalami penurunan harga sehingga menjadi penahan laju inflasi antara lain bawang merah serta perhiasan emas.

Sementara dari enam daerah yang menjadi titik survei indeks harga konsumen di Jawa Tengah, kata dia, seluruhnya mengalami inflasi.

INFO lain :  Pemkab Kudus Akan Beli Excavator, Mobil Derek dan Damkar

Inflasi tertinggi, lanjut dia, terjadi di Kota Tegal yang mencapai 0,56 persen.

“Inflasi terendah di Kota Surakarta sebesar 0,32 persen,” katanya.

Sumber Antara