Siap Usut Dugaan Pungli PKL Parkir Pasar Klewer

oleh
oleh

SOLO – Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo menegaskan, akan mengusut dugaan pungutan liar terhadap sejumlah pedagang kaki lima (PKL) di Taman Parkir Pasar Klewer Solo.

“Tentang PKL bermobil yang katanya sudah bayar Rp3 juta itu, saya minta buktikan, kepada siapa membayarnya,” ungkapnya, Selasa (24/11).

Dia menegaskan, jika setoran tersebut diberikan kepada oknum pegawai yang bekerja di lingkungan Pemkot Surakarta, hal itu merupakan tindakan pungli.

INFO lain :  Pemerintah Gelar OP Beras di Surakarta

“Nanti bisa ditindak oleh Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar,” bebernya.

Rudy menyatakan, jika memberi data ke Pemkot, dirinya akan melakukan pengusutan.

“Karena kami tidak mau ada pungli sekecil apa pun. Kalau benar Rp3 juta, ya, kami proses, dasarnya apa,? tanyanya.

Yang menjadi masalah, kata dia, tidak ada bukti. Akan tetapi, kalau tahu orangnya, langsung saja diminta untuk dlaporkan.

INFO lain :  Dituntut 3 Tahun Penjara, Terdakwa Politik Uang Pilkada Temanggung Ajukan Pledoi

“Biar disidik Satgas Saber Pungli,” tegasnya.

Sebelumnya, pada penertiban pedagang pakaian yang berjualan di Taman Parkir Pasar Klewer oleh Satpol PP minggu lalu diperoleh keterangan dari pedagang bahwa ada seseorang yang mengaku bernama Ana berani memberikan jaminan tidak ada penertiban oleh Satpol PP.

“Ada jaminan, kami juga disuruh bayar sebesar Rp3 juta/tahun kepada Mbak Ana. Katanya dia yang punya kawasan ini, dia juga menjamin tidak akan kena razia. Akan tetapi, ternyata tetap kena,” kata pedagang Khaslan Saputra.

INFO lain :  Polda Ambil Alih Penanganan Kasus Air PDAM Merah Darah Solo

Warga asal Pekalongan yang setiap hari berjualan celana pria tersebut mengaku sudah 3 tahun ini berjualan di Taman Parkir Pasar Klewer.

Sementara itu, petugas Satpol PP Sutanto mengatakan bahwa pihaknya sebelum menertibkan sudah beberapa kali melakukan sosialisasi kepada para pedagang agar tidak berjualan di area taman parkir. (rta)