Model Truk Paling Laris. Pasar Sampai Sumatera

oleh
oleh

DEMAK – Banyak usaha yang terpaksa gulung tikar di masa pandemi. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Slamet (35), warga Desa Tlogorejo Kecamatan Karangawen, di mana usaha produksi miniatur mobil yang digeluti selama tujuh bulan lalu, justru mengalami peningkatan omzet dibanding sebelum pandemi.

Walaupun masih dikerjakan dengan cara manual, Slamet tetap mampu memenuhi permintaan pasar dalam memproduksi miniatur kendaraan, seperti mobil, truk bak terbuka, bus dan miniatur SPBU.

INFO lain :  KPU Kudus Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

“Meskipun masih pandemi, Alhamdulillah permintaan pasar masih lumayan. Banyak order yang masuk. Kemungkinan karena masih pembelajaran daring, siswa diharuskan belajar di rumah jadi timbul kebosanan, sehingga butuh selingan permainan,” terangnya, Selasa (6/10).

INFO lain :  Pemprov Jateng Digugat Kalah, Aset 4.519 M2 Hilang

Disampaikan, hasil karyanya tersebut, selain untuk hiasan ruangan juga bisa digunakan untuk mainan anak-anak, dengan kisaran harga mulai dari Rp130.000 untuk miniatur ukuran panjang 35 sentimeter hingga Rp600.000 untuk miniatur ukuran panjang satu meter.

“Harga tergantung ukuran, modelnya, dan tingkat kesulitan pembuatan,” jelasnya.

INFO lain :  BPN Jateng Serahkan Sertifikat HPL Tanah PRPP ke Gubernur

Slamet mengaku, yang paling laku di pasaran adalah miniatur truk. Namun dirinya juga menerima pesanan atau request dari konsumen pelanggannya.

“Miniatur ini saya pasarkan secara offline maupun online. Dan terjual hingga ke Pulau Sumatera dan Kalimantan. Alhamdulillah banyak sekali yang tertarik dan berminat untuk memiliki miniatur mainan ini,” tukasnya. (dak)