Wakil Walikota Semarang Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu. (Foto : Andi M)
Semarang -Wakil Walikota Semarang Ir. Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu mengakui, maraknya fenomena gowes atau bersepeda ditengah pandemi covid-19.
Dikatakannya, selama masa epidemi wabah covid, telah terjadi peningkatan pemakaian sepeda di hampir seluruh ruas jalan di Kota Semarang.
Hal itu diungkapkannya, saat talk show road safety untuk smart city yang dipandu Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng Kombes Pol. M. Rudy Syafirudin di Balkon Gedung Lawang Sewu, Senin (21/9/2020).
“Kota Semarang menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Hal ini menjadikan fenomena baru di tengah-tengah masyarakat yaitu melakukan aktivitas olehraga berupa bersepeda. Sebenarnya ini aktivitas olahraga yang sudah sejak dulu ada. Tetapi kegiatan ini menjadi sebuah fenomena ketika dilakukan bersama-sama dalam jumlah banyak oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Fenomena ini ada karena adanya adanya PKM sehingga masyarakat menjadikan bersepeda sebagai kegiatan mengatasi dampak kejenuhan,” kata Wakil Walikota.
Pemandangan bersepeda, katanya, hampir bisa dijumpai di setiap ruas jalan di Kota Semarang. Ia berpesa, minimnya fasilitas jalur khusus pesepeda menimbulkan resiko keselamatan jalan. Khusunya antara pengguna jalan lainnya.
“Sampai saat ini masih diimbau kepada masyarakat agar melakukan aktivitas olahraga bersepeda untuk hati-hati. Karena tidak semua ruas jalan menyediakan fasilitas untuk bersepeda,” katanya.
“Harusnya memang di lokasi yang khusus untuk dilintasi pesepeda. Jadi jangan sampai ada lagi keluhan ketika bersepeda, sebelahnya malah ada mobil. Kegiatan bersepeda bukan dilarang, namun hatus memperhatikan aspek-aspek sisi keselamatan pengguna jalan lainnya,” jelasnya.
(Andi M)















