Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Terganggu. 70 % Lahan Tergenang

oleh
oleh

DEMAK – Proses pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II telah mencapai 8 %.

Tahap II ini membentang sepanjang 16,31 kilometer dari Sayung sampai Demak kota.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pihaknya sudah bisa mulai melihat fisiknya secara langsung.

“Target selesai secara keseluruhan pada pertengahan 2022,” ujarnya saat mengecek pengerjaan di ruas proyek Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Demak, Rabu (1/7).

INFO lain :  Klaster Baru Terus Bermunculan

Ganjar berharap ada percepatan pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo.

Dalam pengecekan tersebut, Ganjar melihat langsung beberapa pengerjaan proyek, mulai dari pemasangan tiang pancang sampai proses pengurukan.

“Kami pastikan pengerjaan ini berjalan, kami harapkan selain memperlancar transportasi juga menyelesaikan beberapa bagian yang terkena rob. Itulah yang dulu kami bicarakan sangat lama. Dan progresnya bagus,” terangnya.

INFO lain :  Terlindas Bus, Pengendara Motor di Sukolilo Tewas di TKP

Pengerjaan jalan tol dengan total panjang 27 kilometer tersebut terbagi dalam dua seksi yakni Seksi I di ruas Semarang-Sayung sepanjang 10,69 km dan Seksi II sepanjang 16,31 km yang membentang dari Sayung sampai Demak kota.

Untuk pengerjaan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi II, Ganjar mengapresiasi progres pengerjaan yang telah mencapai 8 persen karena pengerjaan baru dilakukan awal tahun ini, apalagi selama proyek berlangsung, kegiatan perekonomian masyarakat sekitar juga ikut tumbuh.

INFO lain :  Pencuri Embat Mobil saat Pemiliknya Tutup Garasi dan Cuci Tangan

Ganjar berharap target selesai pengerjaan di pertengahan 2022 bisa dicapai.

Kendati demikian, untuk Seksi I yang bakal memiliki desain tanggul laut, Ganjar mengungkapkan prosesnya masih terkendala pembebasan lahan karena 70 % lahannya tergenang.

“Dari BPN yang sedang mengkaji status tanah itu. Masyarakat tidak usah khawatir semua akan diajak bicara,” tandasnya. (mht)