TEMANGGUNG – Bupati Temanggung M Al Khadziq mengajak masyarakat untuk menggiatkan kembali program tani pekarangan.
Langkah ini sebagai upaya menjaga ketersediaan pangan di tengah pandemi Covid-19.
“Program tani pekarangan harus terus berlanjut guna menjamin ketahanan pangan bagi masyarakat,” katanya, Kamis (11/6).
Bupati mengatakan wabah Covid-19, berpotensi menyebabkan terjadinya krisis pangan. Atas dasar itu diharapkan masyarakat giat bercocok tanam apa saja seperti jagung, ubi-ubian dan sayuran di lahan pekarangan yang dimiliki.
“Program tani pekarangan harus digiatkan lagi, karena kita tidak tahu kapan pandemi Covid-19 akan berakhir. Oleh karena itu semangat gotong-royong harus terus ditumbuhkembangkan, saling bantu-membatu antarwarga sehingga kebutuhan pangannya tercukupi,” bebernya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Temanggung Masrik Amin Zuhdi mengatakan program tani pekarangan ini menggunakan konsep dengan lahan sempit dapat menghasilkan panen yang banyak.
Oleh karena itu, katanya lahan yang dimiliki warga harus memberikan manfaat yang sebesar-besarnya, terutama menghasilkan berbagai bahan pangan.
“Bagi warga yang tidak memiliki lahan luas, bisa memanfaatkan emperan rumah menggunakan pot untuk ditanami berbagai komoditas pertanian,” terangnya.
Dia menegaskan, para penyuluh akan dikerahkan kembali untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat agar bersemangat lagi bercocok tanam di pekarangan.
“Dengan demikian program tani pekarangan kembali bergairah,” tandasnya. (mht)















