Rudy : Bisa Saja Satu Paket Purnomo-Teguh Mundur

oleh
oleh

SOLO – Ketua DPC PDIP Solo FX Hadi Rudyatmo menyatakan tak keberatan atas rencana Achmad Purnomo sebagai Bakal Calon Wali Kota Solo.

Rudy juga menilai, jika Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) digelar 9 Desember 2020, hal itu tidak realistis karena di tengah wabah pandemi Corona (Covid-19).

INFO lain :  Eksekusi Pembongkaran Rumah Warga Solo Ricuh

“Ngurusi rakyat saja repot kok ngurusi Pilkada. Kalau Pak Pur (Achmad Purnomo) mengundurkan diri, tidak persoalan tinggal kami mengirim surat ke DPP PDIP,” kata Rudy Jumat (24/4).

Bahkan dirinya juga tidak keberatan jika pengunduran diri satu paket dengan bakal calon wakilnya, Teguh Prakosa.

Menurutnya, kasus corona tidak bisa diprediksi selesai kapan. Sementara, tahun 2024 mendatang kembali digelar Pilkada serentak.

INFO lain :  Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Solo

Jika dipaksakan tetap berlangsung Pilkada tahun 2020, maka dirinya menilai tidak efektif. Sebab dalam perjalanannya perlu adaptasi sekitar satu tahun sehingga akan membuang buang energi.

Jika Achmad Purnomo resmi mengundurkan diri, maka DPC PDIP Solo akan mengirimkan surat ke DPD PDIP Jawa Tengah dan DPP PDIP. “Suratnya Pak Pur dan Pak Teguh akan kami kirimkan sekalian,” bebernya.

INFO lain :  Desa di Selo Boyolali Pasangi CCTV untuk Pantau Aktivitas Gunung Merapi

Selanjutnya, Bakal Calon Wali Kota Solo lainnya yang juga maju, akan diserahkan ke DPD PDIP dan DPP PDIP. (mht)