Khutbah Jumat Maksimal 10 Menit

oleh
oleh

SEMARANG – Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang memastikan tetap akan menggelar Salat Jumat (20/3). Hanya saja pelaksanaannya akan dilakukan ‘berbeda’ dari biasanya.

Ketua Pelaksana Pengelola (PP) MAJT, Noor Achmad mengatakan, meski berbeda, tetap sesuai aturan fiqih yang ada. “Bedanya yakni akan dipersingkat,” ujarnya, Kamis (19/3).

Yang membedakan pelaksaan salat Jumat ini, katanya, yakni, khotbah akan dipersingkat, maksimal 10 menit untuk dua khotbah. Biasanya antara 20 hingga 30 menit.

INFO lain :  Pemkab Batang Segera Tutup Lokalisasi Prostitusi Boyongsari

“Kemudian surat atau ayat dibaca setelah pembacaan surat Alfatihah saat salat jumat juga surat pendek, kemudian membaca qunut nazilah di rakaat kedua,” terangnya.

Usai shalat dilakukan istighatsah sebentar sekitar masimal 5 menit. “Setelah itu jamaah langsung pulang dan tidak usah bersalam-salaman,” kata mantan rektor Unwahas ini.

INFO lain :  Aliran Waduk Malahayu Brebes Dihebtikan, Petani Bawang Gagal Panen

Dia juga menghimbau kepada jamaah agar sebelum masuk ke dalam masjid badan dalam kondisi badan bersih, dengan melaksanakan mandi sunnah. Sebelum berwudhu juga mencuci tangan dan kaki dengan sabun. Di lokasi tempat wudhu dan toliet MAJT sudah disediakan sabun.

Selanjutnya melakukan wudhu yang sempurna dan masuk masjid. “Untuk shof (barisan sholat) akan dibuat berbeda. Jarak jamaah satu dengan yang ada di sampingnya akan dijarangkan sedikit. Badan antara jamaah tidak nempel,” paparnya.

INFO lain :  Pembuang Bayi di Pati Berstatus Pelajar SMK

Soal apakah jamaah akan diperiksa suhu badannya? Noor Achmad menyatakan, hal ini sedang diusahakan. “Kami sedang koordinasi dengan rumah sakit dan dinas kesehatan,” tandasnya. (mht)