KENDAL – Tanggul Kali Bodri yang berada di Dusun Pilang, Desa Lanji Kecamatan Patebon, kabupaten Kendal, longsor.
Hujan deras sepanjang akhir tahun 2019 hingga awal 2020 di Kabupaten Kendal pada awal tahun kemarin menjadi pemicunya.
Kepala Dinas PUPR Kendal Sugiyono menjelaskan, amblasnya tanggul tersebut semula hanya 6 hingga 10 meter.
“Akibat derasnya hujan dan kondisi tanah yang tidak memiliki daya rekat sehingga tanah amblas mulai melebar hingga 75 meter,” ujarnya, Kamis (2/1).
Hujan deras, lanjut dia, mengakibatkan tanah saat basah mengalami penambahan berat jenis. Satu sisi, kohesi atau daya rekatnya nol.
“Sementara sebagai antisipasi, pinggiran tanggul yang berdekatan dengan perumahan warga telah diberikan bronjong yang dilakukan oleh BPBD Kendal dengan menggunakan dana tidak terduga Bupati Kendal,” katanya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kendal Sigit Sulistyo mengatakan, jika kondisi tanggul telah dilaporkan kepada Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Jawa Tengah dan mulai dilakukan rapat koordinasi.
“Hari ini sudah mulai dilakukan rapat koordinasi dengan Pusdataru Provinsi, sebelumnya pihak Pusdataru juga sudah melakukan pengecekan pada hari senin,” terang Sigit Sulistyo.
Panjang Talud Beton yang longsor 80 meter dengan ketinggian sekitar tujuh meter. Akibatnya tanggul tanah Kali Bodri yang memisahkan dengan pemukiman warga hanya tersisa dengan ketebalan satu meter dan panjang 20 meter. (mht)














