SEMARANG – Polda Jawa Tengah memasang CCTV untuk memastikan masyarakat yang akan dan sedang merayakan pergantian tahun aman.
Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Kawedar didampingi Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutrisna mengatakan, pemasangan CCTV ini sebagai bentuk kesiagaan kepolisian.
“Jika terdapat kedaruratan, CCTV ini telah terkoneksi dengan instansi terkait sehingga dapat cepat dalam penindakan,” ujarnya, Minggu (29/12).
Yang pertama, katanya, untuk pengawasan masyarakat yang memerlukan bantuan kesehatan.
“Sehingga jika masyarakat saat melaksanakan pergantian tahun ada yang sakit atau accident maka bisa mengkoneksikan untuk memangil dinas kesehatan mobil ambulannya ke lokasi,” katanya.
Selain itu, yang kedua CCTV juga difungsikan untuk membantu kepolisian dalam mengidentifikasi pelaku kriminalitas melalui pakaian, maupun alat. Disamping juga memantau jika tedapat teror, bencana.
“Tujuannya untuk mencari pelaku dan penindakan hukum,” katanya.
Menurutnya, penempatan CCTV ini juga menjadi rujukan kepolisian dalam memobilisasi tim penembak jitu yang telah disebar di lokasi strategis.
“Sesuai perintah pak Kapolda penembak jitu sudah ditempatkan oleh Brimob di tempat strategis, ketika terjadi tindak kejahatan kriminal, tim penembak jitu dari Brimob dengan mudah kita operasikan untuk bisa dikoneksikan,” ujarnya.
Selain di Kota Lama, CCTV terintegrasi ini juga dipasang di daerah lain seperti di area Car Free Night Jalan Slamet Riyadi Solo, dan juga tempat berkumpulnya masa lain.
“Total ada 40 CCTV, lokasi di Semarang di Kota lama sekitar 20, di Slamet Riyadi juga ada total ada 50 CCTV di Semarang dan Solo. Di Simpanglima sudah ada, nanti kita integrasikan dengan yang ada di Kota Lama,” pungkasnya.















