Duit Pemprov Jateng Harus Berpihak ke Rakyat

oleh
oleh

SEMARANG – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Quatly Abdulkadir Alkatiri mengatakan, rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Tengah 2020 ini harus berpihak kepada rakyat.

“Kita harus mem-breakdown APBD ini sesuai kebutuhan dan menyentuh langsung masyarakat,” ujar Quatly, Jumat (8/11/2019).
Pria lulusan Jerman itu menjelaskan bahwa APBD akan di prioritaskan untuk pengentasan kemiskinan pada 14 daerah di Jawa Tengah yang masuk ke Zona merah angka kemiskinan. 14 Daerah itu antara lain Kabupaten Pemalang, Klaten, Sragen, Rembang, Blora, Demak, Grobogan, Purworejo, Kebumen, Banyumas, Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, dan Brebes.

INFO lain :  Gempa Jatim dan Bali Dirasakan di Sejumlah Wilayah

Selain pengentasan kemiskinan, pada RAPBD 2020 DPRD Jawa Tengah mengkonsentrasikan anggaran pada bidang pendidikan.

“Ini adalah upaya pengentasan kemiskinan melalui bidang pendidikan,” jelas anggota DPRD asal Fraksi PKS tersebut.

INFO lain :  Jepang Bisa Kena Hukuman 5 Tahun Penjara

Selain itu, jelas dia, juga diangggarkan bantuan seragam kepada kurang lebih 90.000 siswa kurang mampu di tingkat SMA sederajat dengan alokasi anggaran Rp14 miliar.

“Juga scale up pemberian paket sembako dari 7500 paket sembako di 6 kabupaten/kota menjadi 150.000 paket,” bebernya.

INFO lain :  Napi Lapas Palu Menyerahkan Diri ke Rutan Solo

Terkait pengawasan agar bantuan tepat sasaran Quatly menjelaskan bahwa nanti bantuan-bantuan ini akan di bawa langsung oleh anggota Dewan di dapilnya masing-masing. Sehingga bantuan dapat benar-benar tersalurkan kepada masyarakat.

“Yang terpenting bantuan ini sampai benar-benar ke warga miskin, dan anggota dewan juga melaksanakan apa yang dijanjikannya, yaitu menyalurkan aspirasi rakyat,” tandasnya. (mht)