Wonosobo – Kapolres Wonosobo AKBP Abdul Waras menegaskan, informasi tentang adanya penculikan anak yang beredar melalui pesan singkat dan di dunia maya adalah tidak benar atau hoax. Kabar tersebut diketahui menyebar beberapa hari terakhir di sejumlah media sosial di Kabupaten Wonosobo.
“Saya yakinkan dan sudah cek, di Kecamatan Kepil adalah berita hoax,” ujar Abdul di Mapolres Wonosobo, kemarin.
Informasinya, salah satu pesan berantai tersebut menyebutkan, hampir terjadi penculikan anak di Desa Ropoh Kecamatan Kepil Kabupaten Wonosobo. Pesan itu menyebutkan, pelaku akan menculik seorang anak, saat akan pulang dari sekolahnya.
Menurut Abdul, hal itu terjadi karena adanya kesalahpahaman semata.
“Saya selaku pimpinan Kepolisian di Kabupaten Wonosobo menyatakan dengan tegas, sepanjang sepengetahuan saya dan Kapolsek, menjawab dan telah melakukan pengecekan, hal itu tidak ada,” ujarnya.
Abdul mengimbau, agar orangtua tidak perlu khawatir dengan isu yang beredar. Meski demikian, ia tetap meminta masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah percaya dengan kabar hoax.
“Jangan over acting dan menjadi panik saat menerima suatu informasi. Senantiasa lakukan klarifikasi dengan pihak kepolisian, betul atau tidak berita tersebut sebelum mencerna informasi,” tutupnya.edit
















