Bapak Tega Siksa Bayi Sendiri dan Minta Isteri Pulang

oleh

SemarangPolisi mengamankan seorang pria yang diduga pelaku penyiksaan bayi. Andre Rifan Hidayat (38), diamankan petugas dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng atas perbuatannya.

Andre ditangkap setelah menyiksa dan akan membunuh bayinya yang berusia 3 bulan berinisial A. Dia mengancam istri sirinya yang kini di Malaysia agar cepat pulang Indonesia.

Kepada polisi, Andre mengaku, aksinya dilakukan karena semata-mata kangen dan minta isterinya pulang. Andre mengaku hanya berpura-pura menganiaya agar istri sirinya segera pulang.

INFO lain :  ​Pemilik Toko Besi di Semarang Dituntut 2 Tahun Penjara atas Perkara Penipuan Penggelapan

“Dia jengkel karena ibu A tidak pulang-pulang ke Indonesia,” ungkap Kaubdit IV Remaja Anak dan Wanita (Reknata) Ditreskrimum Polda Jateng, AKBP Dolly A Primanto, Sabtu (27/10).

Pelaku, kata dia, kini masih diamankan di Mapolda Jateng. Ssedangkan korban yang masih berusia 3 bulan dilarikan ke RS Bhayangkara Semarang untuk mendapat perawatan medis.

Aksi penyiksaan Andre sempat heboh di dunia maya. Kasusnya terungkap, berawal ketika ada postingan di facebook yang berisi percakapan whatsapp antara pria tersebut dengan ibu sang bayi yang kini berada di Malaysia.

INFO lain :  Uang Penjualan Distributor Rokok CV Artomoro Semarang Ditilep Karyawan Sendiri

Di percakapan tersebut pelaku meminta istri sirinya untuk segera pulang jika tidak ia akan membunuh A. Pelaku juga menyertakan foto bayinya yang terlihat dijejal kaki, dibekap bantal, diangkat terbalik menggunakan satu tangan, ditodong belati kecil, dan aksi lainnya yang cukup miris untuk dilihat.

Postingan itu sempat membuat kemarahan netizen yang ramai-ramai menghujat. Tak hanya netizen, polisi pun turun tangan dan mendatangi pria tersebut yang tinggal di Semarang Tengah.

INFO lain :  115 Tempat Usaha di Kota Semarang Disegel Gara-Gara Langgar PKM

Atas kasus itu, polisi lalu menyelidiki dan menemukan identitas pelaku. Polisi mendatangi pelaku dan mengamankannya.

Dan dari lokasi diketahui pelaku tinggal bersama istri sahnya dan korban yang merupakan anak pelaku dan istri sirinya memang dititipkan di sana.

“Kita langsung perintahkan anggota untuk menggerebek. Di lokasi ada A, pelaku, dan wanita yang diakuinya sebagai istri sah,” kata di.edit