Kota Tegal – Banyaknya proyek yang gagal lelang membuat Walikota Tegal, Jawa Tengah HM Nursholeh berang. Walikota menegur keras sekaligus peringatan kepada puluhan pejabat pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Teguran keras disampaikan Walikota saat memimpin Rapat Koordinasi Pengendalian Kegiatan Pelaksanaan APBD Kota Tegal Tahun Anggaran 2018 Tri Wulan III di gedung Adipura, Rabu (17/10/2018).
Menurut walikota, teguran kepada puluhan pejabat tersebut sebagai bentuk evaluasi terkait banyaknya proyek yang gagal lelang dan belum terlaksana. Padahal, dengan sisa waktu tiga bulan terakhir sebagai batas akhir penggunaan anggaran jelas sangat mustahil untuk menyelesaikan pekerjaan sehingga menghambat progres pembangunan.
“Yang perlu di evaluasi, semua OPD harus bersinergi untuk kerja keras, kerja cerdas dalam merealisasikan program pemerintah daerah,” tegas Nursholeh.
Terkait teknis dan mekanisme evaluasi, Walikota mengimbau kepada semua pimpinan OPD untuk memangkas kegiatan rapat dan konsultasi, apa lagi kegiatan keluar kota.
Sebab, kegiatan tersebut dinilai tidak efektif karena yang dibutuhkan yakni tinjauan lapangan dan perencanaan menyeluruh untuk memastikan pelaksanaan program sesuai kebutuhan bukan sesuai keinginan.
Plt Sekda, Yuswo Waluyo mengatakan, berdasarkan evaluasi dalam rakor Pengendalian Kegiata Pelaksanaan (PKP) semua kinerja pimpinan OPD diminta untuk lebih diperbaiki. Tujuannya, untuk meminimalisir banyaknya proyek pembangunan fisik yang gagal lelang maupun belum terlaksana akibat kurang matangnya perencanaan.
Diantaranya, sejumlah proyek di DPU PR yang waktu pengerjaannya tidak mencukupi, pembangunan pasar tradisional karena terganjal juklak dan juknis pencairan DAK.
Selain itu, gagal lelang pembangunan gedung IGD Terpadu RSUD Kardinah, hingga pembangunan Puskesmas Pembantu Kraton karena waktu pengerjaan tidak mencukupi.
“Intinya, pengendalian kegiatan secara intensif dan terukur harus dilaksanakan semua pimpinan OPD sebagai mata rantai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan,” kata Yuswo.nin/edit
















