Menghitung Denyut Nadi, Berapa Seharusnya Denyut Nadi Normal?

oleh

Daripada tidak mendapatkan angka pasti dan harus mengulang menghitung kembali, lebih baik menggunakan hitungan per 15 detik yang memang lebih praktis. Selain menggunakan cara manual, menghitung denyut nadi juga bisa lebih akurat dengan menggunakan alat bernama pulse oxymeter.

Kelima. Jika Denyut Nadi Tidak Normal

Jika denyut nadi Anda tidak normal, kemungkinan Anda juga mengalami gangguan pada denyut jantung Anda, karena jumlah denyut nadi sama dengan jumlah denyut atau detak jantung. Berikut adalah masalah yang mungkin terjadi ketika denyut nadi tidak normal:

  • Takikardia adalah kondisi di mana denyut jantung lebih cepat dan tidak seperti biasanya. Kondisi ini bisa menyababkan sirkulasi darah bermasalah sehingga suplai darah ke seluruh tubuh jadi tidak tercukupi. Kondisi ini bisa terindikasi jika Anda memiliki denyut nadi lebih dari 120 kali per menit.
  • Bradikardia adanya kebalikan dari takikardia, yaitu kondisi di mana denyut jantung lebih lambat dari angka normalnya. Jika denyut nadi Anda di bawah angka 50 kali per menit, kemudian dibarengi dengan berbagai gejala lain seperti sesak napas, nyeri di dada, dan lemas, maka Anda perlu waspada akan kondisi ini.
INFO lain :  Kenali Penyebab Masalah Bau Badan dan Cara Menanganinya
INFO lain :  Ciri Kanker Otak Stadium Awal dan Cara Menanganinya

Jika menemukan kondisi denyut nadi tidak normal dan diikuti dengan gejala lainnya, sebaiknya segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter. Menghitung normal atau tidaknya denyut nadi memang menjadi hal yang perlu dilakukan sesekali. Tujuannya adalah untuk mendeteksi ada tidaknya penyakit, memeriksa fungsi jantung baik atau tidak, memeriksa normal tidaknya aliran darah setelah mengalami cedera, dan mengetahui kondisi tubuh secara umum.

INFO lain :  Molexflu: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jika ingin memiliki denyut nadi normal dan juga tubuh yang sehat, jangan lupa untuk terus menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga pola makan, pola tidur, dan berolahraga dengan rutin.

Sumber doktersehatdotcom