Bengawan Solo Tenggelamkan Migati, Keluarga Tolak Jasad Diotopsi

oleh

Sragen – Warga di Sragen digegerkan dengan sesosok wanita yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Bengawan Solo. Korban ditemukan tewas tenggelam diduga akibat tak bisa berengan usai terjatuh.

Atas kejadian itu, jajaran Polres Sragen kini melakukan penyelidikan atas temuan sesosok mayat perempuan di aliran sungai yang masuk Dukuh Genangan Desa Banaran Plupuh Sragen, Minggu (22/7/2018).

Mayat tersebut diketahui pertama kali oleh Kunadi (41) salah satu warga Dukuh Genangan, pukul 09.00 WIB. Saat itu, Kunadi berada di pinggiran sungai bengawan dan menemukannya.

INFO lain :  127 Personel Polda Jateng Purna Tugas

Mayat tersebut diketahui Kunadi dalam keadaan mengambang di sungai ini,  terang AKP Sunarso Kapolsek Plupuh.

Saat menemukan korban, Kunadi langsung meminta pertolongan warga. Dalam sesaat, temuan itu langsung menarik perhatian warga setempat.

INFO lain :  Macan Tutul Gunung Lawu Serang Ternak Warga 

Kejadian ini kemudian dilaporkan lurah desa Banaran , kepada Polsek Plupuh. Setelah kita selidiki, korban kemudian di ketahui bernama Migati Pujiastuti (31) warga Sukodono Sragen.

Evakuasi itu sendiri dilakukan oleh tim evakuasi, terdiri dari Kapolsek Plupuh, tim Inafis Polres Sragen, PMI, medis puskesmas Plupuh, Serta BPBD kabupaten Sragen.

Dari hasil pemeriksaan team medis, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda penganiayaan. Ia meninggal akibat tenggelam di aliran sungai bengawan.

INFO lain :  Pedagang Dandangan di Kudus Dipalak, Polisi Ringkus 2 Pria Bertato 

“Penyebab pasti ia sampai tenggelam masih kita dalami. Namun pihak keluarga korban, keberatan bila jenazah korban di lakukan otopsi. Sehingga saat ini jenazah korban telah kita serahkan kembali kepada pihak keluarga untuk dimakamkan,” kata dia.edit