Semarang – Kebakaran maut terjadi dan merenggut dua orang korban jiwa di Kota Semarang. Sebuah rumah di Jalan Raya Bugangan 25 Kelurahan Rejosari Semarang Timur terbakar dan menjadikan dua orang, seorang ibu dan anaknya tewas dalam peristiwa itu. Keduanya terperangkap tidak bisa menyelamatkan diri akibat kobaran api di dalam rumah.
Korban tewas diketahui bernama Linda Maria 47, dan anak perempuanya bernama Karlina Rinata, 10. Linda meninggal ketika hendak menyelamatkan putrinya yang berada di ruangan lantai dua setelah menyelamatkan orangtuanya, Puji Astuti, 70 tahun.
Peristiwa tragis ini terjadi, Minggu (8/7/2018) sekitar pukul 18.30 wib. Menurut keterangan saksi mata, Ahmad Ubaidillah menjelaskan sebelum melihat peristiwa ini terjadi mencium bau asap menyengat disekitar rumah korban.
Pria penjual nasi bungkus yang berada di sebelah kanan rumah korban itu lalu mengecek lantaran penasaran adanya bau asap menyengat tersebut.
“Saya pas jualan, kok ada bau asap menyengat, saya toleh kanan kiri kemudian jalan ke kakan ngecek ada orang buka rolling dor di rumah itu (korban),” katanya.
Dari situ, Ahmad melihat adanya seorang perempuan tua tergeletak di ruang masuk bagian bawah. Kemudian, perempuan tersebut diangkat keluar untuk dijauhkan dari kobaran api.
“Saya juga melihat perempuan (Linda) berjalan naik ke atas, mungkin bermaksud menyelamatkan anaknya, tapi kok saya lihat, saya tunggu tidak turun-turun,” bebernya.
Api, kata dia, membakar bangunan rumah tersebut bersumber dari ruangan belakang. Bahkan sempat terdengar adanya ledakan keras yang diduga sebuah tabung gas saat api telah membesar.
Terlihat bangunan yang terbakar tersebut berlantai dua yang terdiri dua bangunan saling berkaitan. Salah satunya, bangunan tersebut dipakai sebagai tempat usaha apotik dan tempat tinggal.
“Dulunya apotik, tapi sekarang hanya dipakai untuk jualan obat kecil-kecilan. Tadi pas tutup, memang biasanya kalau hari Minggu tutup, kalau kemarin-kemarin buka,” imbuhnya.
Sepuluh unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas SAR juga berjibaku untuk mengevakuasi korban tewas dari dalam rumah yang terbakar dan dibawa ke rumah sakit untuk diidentifikasi.
Hingga saat ini kasus kebakaran tersebut masih diselidiki oleh aparat kepolisian. Polisi juga akan melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengetahui secara detil penyebab kebakaran yang merenggut korban jiwa tersebut. (edit)















