Jalur Semarang-Demak Macet Akibat Rob

oleh

Rob di pantura jakur Semarang – Demak

Demak (Infoplus) – Banjir akibat rob dan hujan terjadi di Jalan Pantura dari Semarang mnenuju Demak. Banjir terparah terjadi di titik tepatnya di Kecamatan Sayung. Di situ jalan terendam banjir air rob. Kondisi tersebut membuat arus lalu lintas macet. Ketinggian air di jalanan mencapai 30-40 cm.

Air rob baru tahun ini menggenangi Jalan Pantura Sayung. Bahkan ketinggian air mencapai 30-40 sentimeter. Sebelumnya, air rob hanya menerjang pemukimam di Desa Sriwulan, tak sampai ke jalan raya.

INFO lain :  PSIS Semarang Doakan Dewangga Sukses Tampil di SEA Games

Air rob yang naik diperparah dengan luapan sungai di sisi utara jalan karena sedimentasi. Selain itu, arus lalu lintas kembali terhambat akibat rob di Genuk, Kota Semarang.

Agus (35), warga Sayung, menuturkan bahwa bencana rob sudah menjadi masalah bagi warga setempat. Selama ini, upaya mengajukan penanganan rob sudah dilakukan, namun belum terealisasi.

INFO lain :  Dana Bantuan Parpol Diminta Tidak Digunakan untuk Piknik dan Makan-Makan

“Belum ada penanganan untuk rob yang menerjang ke pemukiman. Kali ini rob malah sudah sampai ke jalan raya. Warga sudah ketar-ketir akan kehilangan pemukiman. Tiap tahun tinggi air meningkat. Itu juga membuat macet lalu lintas,” kata dia, Sabtu (17/2/2018).

Kasatlantas Polres Demak, AKP Christian Chrisye Lolowang, menuturkan bahwa air yang menggenangi jalan mengakibatkan kemacetan. Pihaknya pun menempatkan petugas di lapangan untuk mengatur lalu lintas.

INFO lain :  Penggelapan Uang Penjualan Aqua, Tersangka Dijebloskan ke Penjara

“Saat ini, kendaraan masih bisa melintas tapi harus hati-hati. Akhirnya membuat kendaraan menumpuk dan macet. Kami sudah terjunkan petugas ke lokasi untuk mengatur lalu lintas,” ujar dia.

Pihaknya mengimbau bagi pengguna jalan untuk dapat memilih jalur alternatif. Yakni Sayung-Mranggen atau Karangtengah-Guntur-Karangawen atau Mranggen. “Kami mengimbau supaua dapat melewati jalur alternatif,” tandasnya.edi